Media Korea lainnya, Edaily, juga menyoroti penampilan tim asuhan Issanaye Ramires yang dinilai mampu memanfaatkan kelemahan Korea Selatan.
Servis Boy Arnez Jadi Ancaman
Dalam laporannya, Edaily menyebut Hwang Taek Eui dan rekan-rekannya mengalami kesulitan mengantisipasi servis keras yang dilepaskan para pemain Indonesia.
Boy Arnez menjadi salah satu pemain yang paling menyulitkan lini receive Korea Selatan. Tekanan dari servis-servis Indonesia membuat permainan Korea tidak berkembang sepanjang pertandingan.
Baca Juga:Viral Isu Orang Dalam Tiket BTS Jakarta, Promotor Akhirnya Buka SuaraTimnas Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Volleyball Cup 2026 usai Kalahkan Korea Selatan
Statistik Final AVC Men’s Cup 2026
Beberapa catatan penting dari laga final antara Indonesia dan Korea Selatan adalah sebagai berikut:
- Skor akhir: Indonesia 3-0 Korea Selatan
- Skor per set: 34-32, 25-16, 25-23
- Service ace Indonesia: 7 poin
- Service ace Korea Selatan: 2 poin
- Kesalahan Indonesia: 17
- Kesalahan Korea Selatan: 23
Statistik tersebut menunjukkan keunggulan Indonesia, terutama dalam efektivitas servis dan minimnya jumlah kesalahan sepanjang pertandingan.
Korea Selatan Kembali Gagal Meraih Gelar
Kekalahan dari Indonesia membuat Korea Selatan kembali harus menunda ambisi meraih gelar AVC Men’s Cup.
Media Korea menyebut kekalahan di final kali ini semakin memperpanjang penantian mereka untuk menjadi juara. Pada tiga edisi sebelumnya, Korea Selatan juga belum mampu melangkah hingga menjadi kampiun setelah selalu terhenti di babak semifinal.
