5 Negara Berencana Pindahkan Ibu Kota, Indonesia Masuk Daftar Bersama Mesir dan Korea Selatan

Setiap negara memiliki kebijakan berbeda terkait investasi, masa tinggal, dokumen administrasi, dll.
src-img : pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pemindahan ibu kota negara bukan hanya dilakukan Indonesia. Sejumlah negara di berbagai belahan dunia juga tengah merancang hingga merealisasikan perpindahan pusat pemerintahan sebagai solusi menghadapi kepadatan penduduk, pemerataan pembangunan, hingga pertimbangan politik dan keamanan. Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar tersebut bersama Mesir, Korea Selatan, Iran, dan Sudan Selatan.

Fenomena pemindahan ibu kota semakin banyak dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah di berbagai negara menilai ibu kota lama sudah menghadapi berbagai persoalan, mulai dari kemacetan, kepadatan penduduk, hingga keterbatasan ruang untuk pengembangan kawasan pemerintahan.

Di Indonesia, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi proyek strategis nasional yang ditargetkan menjadi pusat pemerintahan baru secara bertahap. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi beban Jakarta sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa.

Baca Juga:Gugatan UU IKN Ditolak MK, Jakarta Resmi Masih Jadi Ibu Kota Negara62 Ribu Lebih Kendaraan Di Kota Cirebon Nunggak Pajak – Video

Daftar Negara yang Memindahkan Ibu Kota

Beberapa negara yang sedang atau telah menjalankan proses pemindahan ibu kota antara lain:

  1. Mesir, yang membangun New Administrative Capital di sebelah timur Kairo sebagai pusat pemerintahan baru.
  2. Iran, yang sedang mengkaji pemindahan ibu kota karena berbagai tantangan lingkungan dan kepadatan di Teheran.
  3. Korea Selatan, yang terus memperkuat fungsi Kota Sejong sebagai pusat administrasi pemerintahan.
  4. Indonesia, melalui pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
  5. Sudan Selatan, yang merencanakan pemindahan ibu kota dari Juba ke Ramciel demi pemerataan pembangunan nasional.

Alasan Pemindahan Ibu Kota

Setiap negara memiliki alasan berbeda, namun secara umum terdapat beberapa faktor utama yang mendorong relokasi ibu kota, yaitu:

  • Mengurangi kepadatan penduduk di kota lama.
  • Pemerataan pertumbuhan ekonomi antarwilayah.
  • Mengembangkan pusat pemerintahan yang lebih modern.
  • Mengurangi risiko bencana dan dampak perubahan iklim.
  • Memperkuat konektivitas serta pembangunan infrastruktur nasional.

Di Indonesia, pembangunan Nusantara juga diharapkan menjadi simbol transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah menilai keberadaan ibu kota baru dapat menjadi motor pertumbuhan di kawasan timur Indonesia sekaligus mengurangi ketimpangan pembangunan yang selama ini terpusat di Pulau Jawa.

0 Komentar