Drama Enam Menit di Los Angeles: Merino Si Pahlawan Super Sub, Spanyol ke Semifinal

Mikel Merino
Mikel Merino foto: @mikelmerino
0 Komentar

Babak Kedua: Cedera Courtois dan Keajaiban Merino

Memasuki babak kedua, Spanyol kembali mendominasi penguasaan bola. Namun, pertandingan mulai berubah pada menit ke-71 ketika kiper utama Belgia, Thibaut Courtois, harus keluar lapangan karena cedera paha yang tampaknya serius. Courtois digantikan oleh Senne Lammens, kiper Manchester United yang harus turun gunung di momen krusial.

Pergantian ini menjadi titik balik pertandingan. Saat pertandingan tampaknya akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, pelatih Spanyol melakukan rotasi dengan memasukkan Mikel Merino pada menit ke-86. Keputusan ini terbukti sangat krusial. Hanya dua menit berselang, tepatnya pada menit ke-88, Merino kembali muncul sebagai pahlawan.

Bermula dari tembakan jarak jauh Pau Cubarsi, kiper pengganti Lammens gagal mengamankan bola dengan sempurna. Bola liar yang terlepas langsung disambar oleh Merino yang baru beberapa menit berada di lapangan. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Spanyol. Ini adalah gol kemenangan kedua secara beruntun yang dicetak oleh Merino sebagai pemain pengganti, setelah sebelumnya ia juga mencetak gol penentu kemenangan saat melawan Portugal di babak 16 besar.

Baca Juga:Pertandingan Prancis vs Spanyol Semifinal Piala Dunia 2026, Siapakah yang Lolos ke Final?Siapakah Lawan Prancis? Cek Jadwal Pertandingan Semifinal Piala Dunia 2026

Belgia berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan, tetapi pertahanan Spanyol tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Statistik dan Rekor yang Tercipta

Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 37 pertandingan. Di sisi lain, rekor 18 pertandingan tak terkalahkan Belgia harus terhenti.

Data statistik menunjukkan dominasi total Spanyol sepanjang pertandingan. La Furia Roja mencatatkan 18 percobaan tembakan dengan 8 di antaranya tepat sasaran, sementara Belgia hanya mampu melepaskan 5 tembakan dengan 2 on target. Penguasaan bola Spanyol mencapai 68 persen berbanding 32 persen milik Belgia.

Gol Charles De Ketelaere menjadi catatan tersendiri bagi Belgia. Gol tersebut menjadi kebobolan pertama Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026, sekaligus mengakhiri rekor clean sheet Unai Simon yang telah bertahan selama 560 menit. Rekor ini sebelumnya memecahkan rekor Walter Zenga yang mencatatkan 517 menit tanpa kebobolan untuk Italia pada 1990.

0 Komentar