Prediksi Argentina Vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kejutan 72 Tahun

Leonal Messi
Leonal Messi foto: @afaselcciom
0 Komentar

RADARCIREON.TV – Babak perempat final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua tim dengan narasi yang sangat berbeda. Di satu sisi, ada Argentina, juara bertahan yang penuh bintang dan dihuni oleh legenda hidup Lionel Messi. Di sisi lain, ada Swiss, tim underdog yang baru pertama kali menembus perempat final dalam 72 tahun terakhir. Pertandingan yang akan digelar di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB ini diprediksi akan menjadi duel taktik yang sengit antara kekuatan serang Argentina melawan ketangguhan pertahanan Swiss.

Jalur ke Perempat Final: Jalan Berliku bagi Sang Juara, Ketangguhan bagi The Red Cross

Argentina melaju ke perempat final dengan jalan yang tidak mudah. Setelah lolos dari fase grup dengan sempurna, mereka harus melewati babak 32 besar melewati babak perpanjangan waktu untuk mengalahkan Tanjung Verde. Di babak 16 besar, mereka nyaris tersingkir oleh Mesir, tertinggal 0-2 hingga 11 menit terakhir sebelum bangkit dan menang dramatis 3-2. Dua kemenangan dramatis ini, meskipun menunjukkan mental juara, juga mengindikasikan kerapuhan yang bisa dimanfaatkan lawan.

Sementara itu, Swiss melaju dengan gaya yang sangat bertolak belakang. Mereka menunjukkan ketahanan luar biasa, terutama di babak 16 besar. Setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit melawan Kolombia, mereka menang 4-3 melalui adu penalti, berkat penyelamatan gemilang kiper Gregor Kobel. Pencapaian ini membawa mereka ke perempat final untuk pertama kalinya sejak menjadi tuan rumah pada 1954.

Baca Juga:FIFA Tunjuk Joao Pinheiro Pimpin Argentina vs Swiss, Rekam Jejak Kontroversialnya Jadi SorotanJadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, Argentina Tantang Swiss

Kunci Pertandingan: Tembok Swiss vs Sihir Messi

Inti dari pertandingan ini adalah benturan antara dua filosofi yang sangat berbeda.

Swiss diprediksi akan mengandalkan pertahanan rapat dan disiplin untuk meredam serangan Argentina. Pelatih Murat Yakin kemungkinan akan menerapkan strategi bertahan total (parkir bus), menerima penguasaan bola lawan, dan menunggu momen untuk melakukan serangan balik. Kekuatan utama Swiss terletak pada lini belakang dan kipernya, Gregor Kobel, yang menjadi salah satu alasan utama mereka bisa mencapai perempat final. Selain Kobel, bek seperti Manuel Akanji dan Nico Elvedi, serta kapten gelandang bertahan Granit Xhaka, akan menjadi kunci untuk menutup ruang gerak梅西.

0 Komentar