Kematian Misterius Jayden Adams: Polisi Afrika Selatan Buka Penyelidikan, Autopsi Masih Ditunggu

img:France24
Polisi Afrika Selatan masih menyelidiki penyebab kematian gelandang Timnas Jayden Adams yang ditemukan tewas di Cape Town pada 11 Juli 2026.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Duka masih menyelimuti dunia sepak bola Afrika Selatan. Hanya dua pekan setelah membawa Bafana Bafana lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah, gelandang muda Jayden Adams ditemukan meninggal dunia di Cape Town pada Sabtu (11/7/2026) . Kini, kepolisian setempat resmi membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian pemain berusia 25 tahun tersebut .

Jenazah Ditemukan di Kawasan Schotsche Kloof

Jasad Adams ditemukan pada pagi hari di sebuah properti di kawasan Schotsche Kloof, Cape Town . Pihak kepolisian Cape Town Central segera mendaftarkan kasus ini sebagai penyelidikan formal (inquest). “Kejadian seputar insiden ini sedang dalam penyelidikan,” demikian pernyataan resmi kepolisian .

Hingga saat ini, penyebab kematian Adams masih menjadi misteri . Pihak berwenang belum mengumumkan hasil otopsi, sementara sang ayah, Juanito Adams, mengungkapkan bahwa pihak keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum membuat rencana pemakaman .

Baca Juga:Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada Buka Laga, Derbi Brasil Vs Jepang Dini HariRekor-Rekor Langka Tercipta di Laga Meksiko vs Afrika Selatan pada Pembuka Piala Dunia 2026

Duka Mendalam dari Keluarga dan Negeri

Kepergian Adams terasa begitu mendadak dan menyisakan luka yang dalam bagi keluarganya. Ayah almarhum, Juanito Adams, menggambarkan betapa beratnya beban yang mereka rasakan saat ini.

“Keluarga kami sangat kesulitan untuk memproses kejadian ini. Tidak akan mudah bagi kami untuk melanjutkan hidup,” ujar Juanito Adams dengan emosional, seperti dikutip dari eNCA .

“Orang-orang bilang seiring berjalannya waktu ini akan terasa lebih mudah, tetapi kenyataannya tidak. Anda hanya dipaksa belajar untuk hidup berdampingan dengan rasa kehilangan ini,” tambahnya .

Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie, juga mengungkapkan duka yang mendalam dan memuji dedikasi Adams. Ia mengungkapkan bahwa Adams tetap bermain untuk negaranya melawan Republik Ceko hanya beberapa jam setelah mendengar kabar neneknya meninggal dunia .

“Keputusannya mengerahkan semua kemampuannya untuk membela negara mampu melampaui profesionalisme dan usianya. Dia adalah sosok pemuda luar biasa untuk Afrika Selatan,” kata McKenzie .

Ia pun mengimbau publik dan media untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian Adams dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan .

Sempat Tampil Membanggakan di Piala Dunia 2026

Adams adalah bagian integral dari skuad Bafana Bafana yang mencatatkan sejarah di Piala Dunia 2026. Ia tampil dalam tiga pertandingan fase grup melawan Meksiko, Republik Ceko, dan Korea Selatan . Ia menjadi starter dalam dua laga pertama Afrika Selatan .

0 Komentar