Ternyata Setiap Suara Kucing Punya Arti, Simak Penjelasannya di Sini

Kucing dikenal sebagai hewan yang cukup vokal.
Setiap suara kucing punya makna berbeda. Mulai dari meong hingga desisan, semuanya bisa menjadi cara anabul menyampaikan kebutuhan dan perasaannya. src-img : pexels
0 Komentar

Kucing yang benar-benar nyaman biasanya menunjukkan beberapa tanda berikut:

  • Tubuh rileks
  • Mata berkedip perlahan
  • Berbaring santai

Sebaliknya, jika tubuh terlihat kaku atau telinga mengarah ke belakang, pemilik perlu lebih waspada karena bisa menjadi pertanda adanya masalah.

Arti Suara Desisan pada Kucing

Desisan Menjadi Peringatan agar Tidak Mendekat

Suara desisan merupakan bentuk peringatan yang umum dikeluarkan saat kucing merasa terancam.

Ketika mendesis, kucing biasanya juga memperlihatkan perubahan postur tubuh, seperti:

  • Punggung melengkung
  • Bulu berdiri
  • Ekor mengembang
  • Telinga mengarah ke belakang

Kombinasi suara dan bahasa tubuh tersebut menunjukkan bahwa kucing sedang berada dalam posisi bertahan. Dalam kondisi seperti ini, pemilik sebaiknya memberikan ruang dan menghindari memaksa kucing untuk berinteraksi karena berisiko memicu serangan.

Baca Juga:5 Minuman yang Baik Dikonsumsi Sebelum Tidur agar Tidur Lebih NyenyakCara Berkomunikasi dengan Kucing Lewat Bahasa Tubuh, Ini 7 Langkah yang Bisa Dicoba

Menggeram Menandakan Ancaman Semakin Serius

Growling Menjadi Tahap Lanjutan Setelah Desisan

Jika desisan tidak dihiraukan, sebagian kucing akan mengeluarkan suara geraman.

Suara bernada rendah ini menandakan bahwa kucing merasa sangat terganggu atau siap mempertahankan diri. Situasi tersebut dapat terjadi ketika berebut wilayah, merasa terpojok, atau menghadapi sesuatu yang dianggap sebagai ancaman.

Alih-alih memaksanya tenang, langkah yang lebih tepat adalah membiarkan kucing menjauh hingga emosinya mereda.

Meraung Kencang Bisa Dipengaruhi Berbagai Faktor

Tidak Selalu Berkaitan dengan Masa Birahi

Raungan memiliki suara yang lebih panjang dan nyaring dibandingkan meong biasa.

Pada kucing yang belum disteril, perilaku ini memang kerap dikaitkan dengan masa birahi. Namun, penyebabnya tidak selalu sama.

Raungan juga dapat muncul ketika kucing:

  • Mengalami stres
  • Merasa kesepian
  • Terjebak di suatu tempat
  • Mengalami penurunan fungsi kognitif akibat pertambahan usia

Apabila suara tersebut muncul terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, terutama pada kucing lanjut usia, pemeriksaan ke dokter hewan sebaiknya dilakukan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Suara Cicitan Saat Melihat Burung atau Serangga

Chirping Berkaitan dengan Naluri Berburu

Salah satu suara yang cukup unik adalah bunyi pendek menyerupai cicitan ketika kucing melihat burung, kadal, atau serangga.

Baca Juga:Hapus File Besar WhatsApp dalam Hitungan Menit, Memori HP Langsung LegaTop Skor Piala Dunia 2026 Terbaru: Messi Geser Mbappe di Puncak

Suara yang dikenal sebagai chirping atau chattering ini dipercaya berkaitan dengan naluri berburu. Sejumlah ahli menilai perilaku tersebut merupakan bentuk antusiasme sekaligus rasa frustrasi karena mangsa berada di luar jangkauan.

0 Komentar