Harga Emas Galeri 24 20 Juli 2026: Stagnan Tiga Hari di Rp 2,587 Juta, Buyback Tetap Rp 2,425 Juta

Harga Emas Galeri 24 Rabu 24 Juni 2026
Harga Emas Galeri 24 Rabu 24 Juni 2026 foto : pexels
0 Komentar

Dari tabel di atas, terlihat bahwa emas Galeri 24 masih menawarkan harga jual yang paling terjangkau dibandingkan Antam dan UBS. Selisih dengan Antam mencapai Rp 23.000 per gram, sementara dengan UBS hanya Rp 1.000 per gram. Yang menarik, harga buyback Galeri 24 justru lebih tinggi daripada Antam dan UBS, yaitu Rp 2.425.000 per gram dibandingkan Rp 2.341.000 (Antam) dan Rp 2.286.000 (UBS).

Hal ini menjadikan spread atau selisih antara harga jual dan buyback Galeri 24 tetap menjadi yang paling kecil di antara ketiga merek tersebut, yaitu hanya Rp 162.000 per gram. Spread yang lebih kecil ini menjadi nilai tambah bagi investor yang ingin membeli emas Galeri 24, karena biaya transaksi yang harus ditanggung saat menjual kembali emas menjadi lebih rendah dibandingkan merek lainnya.

Apa Itu Emas Galeri 24?

Bagi yang belum familiar, Galeri 24 adalah merek emas batangan yang diproduksi oleh PT Pegadaian Galeri Dua Empat (Galeri 24), yang merupakan anak perusahaan dari BUMN PT Pegadaian (Persero). Produk ini hadir dengan pendekatan yang lebih dekat ke konsumen ritel yang ingin membeli, menyimpan, atau menjual kembali emas melalui jaringan Pegadaian.

Baca Juga:Harga Buyback Emas UBS 20 Juli 2026: Stagnan Tiga Hari di Rp 2,286 Juta per Gram, Harga Jual Justru TurunHarga Emas Antam 20 Juli 2026: Turun Rp4.000 Jadi Rp2,61 Juta, Buyback Melemah Rp8.000

Emas Galeri 24 memiliki kadar 24 karat atau setara 99,99% dan telah mengantongi sertifikasi SNI 8880 BSN serta berstandar ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001. Produknya memakai press modern dengan fitur keamanan berstandar nasional. Karena dijual langsung lewat jaringan Pegadaian di seluruh Indonesia, Galeri 24 mulai mendapat tempat di hati masyarakat sebagai alternatif investasi yang lebih terjangkau.

Apa yang Mendorong Stagnasi Harga Emas?

Stagnasi harga emas Galeri 24 selama tiga hari berturut-turut tidak lepas dari dinamika pasar global yang juga cenderung stabil pada akhir pekan dan awal pekan ini. Pada perdagangan Jumat (17/7/2026), harga emas dunia berhasil rebound setelah sebelumnya mengalami tekanan koreksi yang cukup dalam. Harga emas spot ditutup di posisi US$ 4.016,69 per troy ons, melonjak 1,18%. Namun, pada awal pekan ini, harga emas dunia bergerak di kisaran US$ 3.998,8 per ons, masih dalam rentang yang relatif stabil.

Stagnasi harga selama tiga hari berturut-turut menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana investor menunggu sentimen baru yang bisa memicu pergerakan harga lebih lanjut. Para pelaku pasar tampaknya sedang menunggu data ekonomi baru dan perkembangan geopolitik sebelum mengambil keputusan investasi yang lebih besar.

0 Komentar