Kapan Piala Dunia 2030 Digelar, Berapa Kouta AFC dan Apakah Timnas Indonesia Bisa Lolos?

Piala Dunia
Piala Dunia FIFA 2030: Bidding bersama Maroko, Portugal, dan Spanyol Jadi Kandidat Tunggal Tuan Rumah (fifa.com)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Setelah Piala Dunia 2026 berakhir, pertandingan Argentina melawan Spanyol pada Senin, 20 Juli 2026, di Stadion New York-New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, muncul pertanyaan besar tentang kapan Piala Dunia 2030 akan diadakan. Apakah kuota AFC akan tetap sama seperti yang ditunjukkan pada edisi ke-23 ini? Bagaimana kemungkinan Timnas Indonesia mencapai putaran final?

Piala Dunia 2030 yang merupakan edisi ke-24 turnamen tersebut, bakal digelar di 6 negara berbeda. Secara teknis, tuan rumah World Cup 2030 adalah Maroko, Portugal, dan Spanyol. Namun, ada 3 laga yang dimainkan di 3 stadion dari negara lain untuk mengenang 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia 1930.

Laga-laga spesial itu dimainkan di Estadio Centenario Montevideo, Uruguay, juga Estadio Monumental Buenos Aires, Argentina, dan terakhir Estadio Osvaldo Dominguez Dibb di Asuncion, Paraguay.

Baca Juga:VNL Putra 2026 Hari Ini 19 Juli: Jadwal, Klasemen, dan Link Live StreamingAlasan Mengapa Lionel Messi Dijuluki GOAT dan Apakah Benar Akan Pensiun Usai Final Piala Dunia?

Selama ini, Piala Dunia digelar dengan urutan konfederasi. Namun, khusus Piala Dunia 2030, turnamen ini dimainkan lintas konfederasi. Selain Spanyol dan Portugal yang berasal dari UEFA, ada Maroko yang merupakan negara anggota CAF.

Kapan Piala Dunia 2030 & Apakah Tim Lolos Jadi 64?

Piala Dunia 2030 akan diadakan antara 8 Juni dan 21 Juli tahun itu. 48 negara akan mengikuti turnamen ini seperti Piala Dunia 2026 jika tidak ada perubahan. Strukturnya terdiri dari 16 posisi dari UEFA, 1 posisi dari OFC, 8 posisi dari AFC, 9 posisi dari CAF, 6 posisi dari CONCACAF, dan 6 posisi dari CONMEBOL. Selain itu, ada dua posisi tambahan untuk playoff interkontinental yang diperebutkan oleh delegasi dari AFC, CAF, CONCACAF, CONMEBOL, dan OFC.

Namun, ada kemungkinan jumlah peserta bertambah jadi 64 negara. Ide ini pertama kali muncul dari zona CONMEBOL pada Maret 2025. Menurut konfederasi Amerika Selatan, penambahan kuota peserta akan selaras dengan misi mengenang 100 tahun edisi pertama Piala Dunia.

Terkait hal tersebut, baru-baru ini presiden FIFA, Gianni Infantino membuka peluang untuk ekspansi peserta Piala Dunia pada 2030 jadi 64 tim. Ia menyebut, penambahan jumlah negara akan dikaji secara mendalam oleh FIFA selepas Piala Dunia 2026.

“Jika Anda tidak memberi negara-negara yang lebih kecil kesempatan untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia, mereka akan kekurangan insentif untuk terus berkembang,” ujar Infantino dikutip dari Al Jazeera.

0 Komentar