RADARCIREBON.TV- Apakah kamu punya modal 20 juta dan bingung mau dipakai untuk apa? Sebaiknya jangan buru-buru underestimate dengan menganggap jumlah ini terlalu kecil untuk memulai bisnis.
Sebab faktanya, dengan modal 20 juta kamu sudah bisa menjalankan usaha yang tahan lama, karena orang bakal terus butuh jasa ini setiap hari, bukan cuma karena usaha ini sedang viral.
Yuk, cari tahu sama-sama apa saja ide usaha modal 20 juta yang dimaksud!
Baca Juga:Insiden Panas Final Piala Dunia 2026: Kronologi Ricuh Spanyol vs Argentina dan Kartu Merah ParedesSpanyol Tak Hanya Juara, Tapi Juga Panen Penghargaan Individu Piala Dunia 2026
1. Laundry kiloan menjadi bisnis rumahan paling stabil sepanjang tahun
Selama masih ada orang sibuk kerja atau kuliah, kebutuhan cuci baju tak akan pernah hilang. Ini juga yang bikin usaha laundry kiloan jadi salah satu ladang bisnis paling tahan lama, karena permintaannya stabil sepanjang tahun tanpa terpengaruh musim atau tren. Dengan modal sekitar 20 juta, kamu bisa mulai investasi 2 unit mesin cuci kapasitas besar, 1 unit pengering, dan setrika uap. Sisa modalnya bisa dipakai untuk rak penyimpanan, plastik dan tas kemasan, serta biaya sewa tempat kecil di area dekat kos-kosan atau kampus.
Tarif laundry kiloan biasanya Rp6-10 ribu per kilogram, tergantung lokasi dan kecepatan layanan. Kalau bisa dapat 40-60 kilogram cucian per hari, omzet bulanan bisa tembus Rp10-18 juta. Angka ini bisa makin besar kalau kamu mau menambah layanan setrika saja atau antar-jemput khusus untuk pelanggan yang tak sempat datang mengantar atau mengambil secara langsung.
2. Depot air minum isi ulang menjawab kebutuhan harian yang tak pernah surut
Kebutuhan air minum adalah kebutuhan pokok yang tak akan pernah berhenti, apalagi di daerah padat penduduk yang mengandalkan galon isi ulang sebagai konsumsi harian. Usaha ini juga relatif hemat operasional karena tak butuh banyak tenaga kerja untuk menjalankannya. Modal 20 juta cukup untuk membeli mesin RO (reverse osmosis), tabung filter, dan galon awal sebagai stok. Sisanya bisa dipakai buat biaya sewa tempat dan instalasi air bersih.
Harga isi ulang galon biasanya Rp5-8 ribu per galon, tergantung wilayah dan kualitas air. Dengan 30-50 galon terjual per hari, omzet bulanan bisa mencapai kurang lebih Rp5-12 juta. Angka ini bisa bertambah lewat kerja sama dengan warung atau toko kelontong di sekitar lokasi usaha.
