Alasan Kenapa Emas Batangan Dianggap Sebagai "Sahabat Karib" Koruptor dan Pelaku Pencucian Uang?

Emas
Ilustrasi Emas Batangan dan Uang (istockphoto)
0 Komentar

Royal Society of Chemistry menjelaskan bahwa rendahnya reaktivitas emas membuat logam ini hampir tidak mengalami korosi dalam kondisi lingkungan normal. Karakteristik tersebut menjelaskan mengapa artefak emas berusia ribuan tahun masih dapat ditemukan dalam kondisi utuh.

Karena tidak reaktif (inert), emas tidak berkarat, tidak bereaksi dengan air maupun kelembapan, serta tahan terhadap sebagian besar asam dan basa. Dalam kondisi normal, hanya aqua regia campuran asam nitrat dan asam klorida pekat yang mampu melarutkannya.

Ketahanannya telah dibuktikan oleh temuan arkeologi. Emas dari kapal-kapal karam di barat daya Inggris yang terkubur selama berabad-abad tetap mengilap ketika ditemukan seorang penyelam arkeologi amatir, Andy Elliot.

Baca Juga:Wilujeng Sumping! Mariano Peralta Resmi Gabung Persib, Pemain Terbaik Musim Lalu Siap Memperkuat Maung BandungJadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Laos Final AFF Women's Cup 2026, Kapan Main dan Tayang di Mana?

“Aku melambaikan tanganku lagi untuk menemukan sebatang emas bersinar di pasir. Anda tidak akan percaya beratnya. Kami menyebutnya ‘batangan Mars emas’, kata Elliot.

Bagi pelaku kejahatan finansial, sifat emas memungkinkan kekayaan disembunyikan dalam waktu sangat lama tanpa memerlukan perlindungan khusus terhadap suhu, kelembapan, maupun ancaman biologis. Dengan begitu, nilai ekonominya dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Ketika Identitas Kekayaan Bisa Dihapus Lewat Peleburan

Berlian memang memiliki nilai tinggi dan mudah dipindahkan, tetapi berbeda dengan emas, penilaiannya sangat bergantung pada kualitas, ukuran, warna, dan kejernihan setiap batu. Tidak ada standar harga yang sesederhana emas batangan dengan kadar kemurnian tertentu.

Lembaga anti-pencucian uang dunia (FATF) mencatat berlian kurang diminati untuk transaksi kriminal skala besar yang menuntut aset dengan perputaran cepat. Ketiadaan standardisasi harga membuat penjahat rentan tertipu oleh berlian palsu/sintetis (lab-grown) atau salah mengestimasi nilai.

Daya tarik lain emas terletak pada sifat materialnya, terutama kemampuannya menghapus identitas fisik melalui proses peleburan. Sementara memotong atau menggosok ulang berlian untuk menyembunyikan identitasnya, justru berisiko merusak dan menurunkan karat serta nilai batu tersebut.

Barang mewah lain seperti lukisan memiliki rekam jejak kepemilikan yang dapat ditelusuri. Mobil menyimpan nomor rangka permanen, sementara uang kertas memiliki nomor seri unik. Identitas fisik inilah yang memungkinkan aset-aset tersebut dilacak secara forensik.

0 Komentar