Puncak kariernya di Bologna adalah ketika ia membantu tim meraih gelar Coppa Italia pada musim 2024-2025, sebuah pencapaian yang semakin mengangkat namanya di kancah sepak bola Italia. Castro juga pernah dipanggil ke tim nasional Argentina U-20 dan masuk dalam daftar pemain yang dipanggil tim senior, meskipun hingga kini ia masih menunggu debut pertamanya.
Profil dan Gaya Bermain
Gasperini melihat Castro sebagai penyerang modern dan lengkap yang memiliki kualitas sempurna untuk gaya permainannya. Dengan tinggi 1,79 meter, Castro bukanlah target man yang mengandalkan postur, melainkan penyerang yang lincah, cepat, dan pekerja keras. Ia dikenal karena kemampuan hold-up play, pergerakan tanpa bola yang cerdas, serta kontrol bola pertama yang sangat baik.
Meskipun berkaki kanan alami, Castro terbukti mampu mencetak gol dengan berbagai cara. Ia telah mencatat lima gol sundulan dan lima gol menggunakan kaki kiri sejak tiba di Italia, menunjukkan fleksibilitasnya sebagai penyerang. Ia juga nyaman bermain di berbagai posisi di lini depan, baik sebagai penyerang tunggal maupun berpasangan dengan striker lain.
Baca Juga:Marcus Rashford Resmi Tinggalkan Barcelona, Masa Depan di Manchester United Masih Jadi Tanda TanyaFIFA Buka Investigasi Resmi, Tiga Pemain dan Asisten Pelatih Argentina Terancam Skorsing Panjang
Yang membuat Gasperini benar-benar tertarik adalah kontribusi Castro di luar urusan mencetak gol. Musim lalu, ia menempati peringkat kedua tertinggi untuk duel darat di antara penyerang, ketujuh untuk total duel yang dimenangkan, dan ketiga untuk tekel sukses dengan tingkat keberhasilan 60 persen. Statistik ini menunjukkan bahwa ia adalah penyerang yang mau bekerja keras untuk tim, bukan sekadar menunggu bola.
Dampak bagi Roma dan Skenario Lain
Kedatangan Castro juga mempengaruhi komposisi lini depan Roma. Penyerang Ukraina Artem Dovbyk bergerak ke arah sebaliknya dengan status pinjaman ke Bologna, dengan opsi pembelian permanen di angka sekitar 17 juta euro. Dovbyk, yang didatangkan Roma dengan nilai 41,1 juta euro pada 2024, menjadi pemain yang kurang disukai Gasperini dan kini mencari menit bermain di klub barunya.
Castro adalah rekrutan ketiga Roma di musim panas 2026. Sebelumnya, mereka telah mempermanenkan Donyell Malen dari Aston Villa dengan biaya 25 juta euro dan mendatangkan bek Daniele Ghilardi dari Hellas Verona. Castro menjadi rekrutan termahal ketiga pada bursa transfer musim panas Serie A, menegaskan ambisi Roma untuk kembali bersaing di papan atas.
