FIFA Buka Investigasi Resmi, Tiga Pemain dan Asisten Pelatih Argentina Terancam Skorsing Panjang

Timnas Argentina
Timnas Argentina foto: @leoparades20
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Badan sepak bola dunia, FIFA, secara resmi meluncurkan investigasi disipliner terhadap tim nasional Argentina menyusul insiden kericuhan setelah final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Tidak hanya tiga individu yang diselidiki, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga turut dihadapkan pada sejumlah dakwaan terkait berbagai insiden selama turnamen berlangsung.

Langkah ini diambil setelah Komite Disiplin FIFA menunjuk seorang jaksa disiplin dan etika untuk menilai insiden yang terjadi setelah peluit panjang di Stadion MetLife, New Jersey. Berdasarkan rekomendasi jaksa, FIFA resmi membuka proses disipliner terhadap tiga wakil Argentina: Leandro Paredes, Nahuel Molina, dan asisten pelatih Roberto Ayala.

Tiga Individu Argentina Terancam Sanksi Berat

Leandro Paredes menghadapi tiga tuduhan penyerangan (assault) yang berkaitan dengan insiden setelah pertandingan final berakhir. Ia diduga terlibat bentrokan dengan beberapa pemain Spanyol, termasuk mendorong Gavi hingga tersungkur dan menusukkan jarinya ke leher Eric Garcia saat para pemain Spanyol merayakan kemenangan. Nahuel Molina menghadapi dua tuduhan penyerangan dan satu tuduhan perilaku tidak sportif. Sementara itu, asisten pelatih Roberto Ayala menghadapi satu tuduhan penyerangan setelah terlihat terlibat kericuhan dengan gelandang Spanyol, Dani Olmo.

Baca Juga:Pakistan Resmi Gabung FIFA ASEAN Cup 2026, Jadi Tim Non-ASEAN Ketiga di Turnamen PerdanaKritik Pedas Javier Tebas ke FIFA: Serukan Infantino Mundur, Tolak Piala Dunia 64 Tim

Selain trio Argentina, FIFA juga membuka proses disipliner terhadap pemain Argentina Thiago Almada dan gelandang Spanyol Gavi atas dugaan perilaku tidak sportif. Namun, kasus yang melibatkan Paredes, Molina, dan Ayala dinilai paling serius karena berkaitan dengan bentrokan langsung di lapangan dengan Gavi, Rodri, dan Dani Olmo.

Di bawah Kode Disiplin FIFA, pemain dan ofisial menghadapi setidaknya satu pertandingan skorsing untuk perilaku tidak sportif dan setidaknya tiga pertandingan untuk penyerangan. Ketiganya kini berpeluang menerima hukuman berupa skorsing dalam jangka waktu yang cukup panjang apabila terbukti bersalah.

Setelah proses investigasi selama sepekan, FIFA telah memberi kesempatan kepada seluruh pihak yang diperiksa untuk menyampaikan pembelaan. Keputusan akhir akan ditentukan oleh Komite Disiplin FIFA sesuai prosedur yang berlaku.

AFA Juga Diselidiki atas Sejumlah Dugaan Pelanggaran

Selain individu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga menghadapi proses disipliner atas dugaan berbagai pelanggaran selama Piala Dunia 2026. FIFA menyoroti empat potensi pelanggaran Kode Disiplin FIFA: penggunaan ajang olahraga untuk demonstrasi non-olahraga (pasal 13), perilaku tim yang tidak pantas (pasal 14), insiden diskriminatif dan rasis (pasal 15), serta pelanggaran ketertiban dan keamanan pertandingan (pasal 17).

0 Komentar