RADARCIREBON.TV- Daftar lengkap atlet Indonesia peraih medali Asian Games 2026 diawali dengan Seraf Naro Siregar dari cabor wushu pada 20 September dan ditutup dengan Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini yang meraih perak di nomor padel putri pada Sabtu (3/10). Total, Merah Putih mengoleksi 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu di Asian Games edisi ke-20 di Nagoya, Jepang ini.
Dari keseluruhan cabor, badminton menjadi penyumbang medali terbanyak lewat 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu (6 medali). Mereka disusul oleh wushu dengan 5 perunggu, sepak takraw dengan 1 perak dan 3 perunggu, balap sepeda dengan 3 perunggu, dan angkat besi yang 1 emas dan 1 perunggu (2 medali).
Cabor esport mendulang 2 perak lewat Pokemon Unite dan Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB). Cabor lain yang juga mengoleksi 2 medali adalah rowing (dayung) dengan 2 perak. Ada pula teqball, shooting (menembak), dan padel dengan 1 perak dan 1 perunggu. Karate punya total 2 perunggu.
Baca Juga:Klasemen Akhir Perolehan Medali Asian Games 2026 Hari Ini 4 Oktober dan Ranking IndonesiaJadwal Siaran Langsung Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Siapa Raja Sepak Bola Asia Tenggara?
Cabor lain yang juga menyumbang medali adalah surfing dan voli pantai dengan 1 perak. Juga, kano, MMA, dan soft tenis yang punya 1 perunggu.
Total 5 medali emas yang didapatkan Indonesia di Asian Games 2026 datang dari 4 cabor berbeda. Emas pertama berasal dari nomor beregu putra badminton pada 24 September. Sempat tertinggal 0-2, Indonesia bisa membalikkan situasi secara dramatis dengan skor 3-2. Perolehan medali emas di nomor beregu putra ini mengakhiri dahaga badminton yang terakhir kali mendapatkan medali serupa di Asian Games 1998.
Medali emas kedua berasal dari angkat besi pada 26 September lalu. Rahmat Erwin Abdullah yang turun di nomor 75 kg putra menjadi yang terbaik di putaran final. Ia mengalahkan Weeraphon Wichuma (Thailand) dan Ri Chong-song (Korea Utara). Tidak hanya itu, Erwin memecahkan rekor dunia dengan total angkatan 366 kg untuk snatch serta clean & jerk.
Emas berikutnya lahir dari cabor badminton nomor ganda putra pada 29 September. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Martin menumbangkan Liang Weikeng-Wang Chang (China) lewat tiga gim dengan skor 19-21, 21-13, dan 21-18.
Emas keempat hadir sehari berselang di nomor speed putri cabor panjat tebing (sport climbing). Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih catatan 6,062 detik di final sekaligus memecahkan rekor Asia. Ia unggul 0,002 detik dari sang lawan Deng Lijuan (China).
