Harga RAM DDR5 Meroket, AMD dan Intel Kembali Pertimbangkan DDR4

RAM
Ilustrasi RAM (istockphoto)
0 Komentar

Kenaikan harga RAM tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan memori untuk pusat data AI. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan mendorong permintaan komponen komputasi dalam jumlah besar, termasuk chip memori yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai sistem AI. Kondisi tersebut memberikan tekanan tambahan terhadap pasokan memori global.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan yang mengembangkan infrastruktur AI, tetapi juga konsumen yang membeli komponen PC. Ketika pasokan semakin terbatas dan permintaan meningkat, harga memori yang tersedia di pasar ikut terdorong naik. Situasi tersebut membuat biaya merakit komputer berbasis DDR5 menjadi semakin tinggi.

Sejumlah analis memperkirakan persoalan harga dan kelangkaan memori akibat tingginya permintaan AI belum akan mereda dalam beberapa tahun mendatang. Perkiraan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa penggunaan DDR4 kembali mendapat perhatian. Meski merupakan teknologi generasi sebelumnya, DDR4 masih menawarkan alternatif ketika biaya menjadi pertimbangan utama dalam memilih komponen komputer.

Baca Juga:Jadwal FIM Moto3 Junior Misano 2026: Jam Tayang, Klasemen dan Live di Mana?Jadwal Liga Eropa 2026/2027 Matchday 2 Live TV 15-16 Oktober, Klasemen, dan Top Skor

5. DDR4 kembali menjadi alternatif untuk merakit PC

Kembalinya perhatian AMD dan Intel terhadap DDR4 memperlihatkan bagaimana kondisi pasar dapat memengaruhi strategi pengembangan perangkat keras. Industri komputer memang terus bergerak menuju teknologi yang lebih cepat dan efisien, tetapi kenaikan harga komponen membuat tidak semua pengguna dapat mengikuti perpindahan tersebut dalam waktu bersamaan.

Bagi pengguna yang masih memiliki RAM DDR4, dukungan terhadap platform lama dapat memberikan lebih banyak pilihan ketika ingin meningkatkan kemampuan PC. Mereka tidak harus langsung mengganti seluruh komponen hanya untuk menggunakan prosesor yang lebih baru. Namun, manfaat penghematan tetap bergantung pada kompatibilitas motherboard, prosesor, dan memori yang digunakan.

Meski begitu, langkah ini tidak berarti DDR5 akan ditinggalkan oleh AMD maupun Intel. DDR5 tetap menawarkan kemampuan yang lebih tinggi dari sisi kecepatan dan efisiensi, sementara DDR4 kembali mendapat perhatian sebagai alternatif yang lebih ekonomis. Jika harga memori generasi terbaru tetap tinggi, platform DDR4 berpotensi mempertahankan relevansinya lebih lama di pasar PC.

0 Komentar