Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon terus mendorong peningkatan produksi komoditas hortikultura, dan perkebunan melalui penerapan inovasi teknologi pertanian. Salah satu upaya yang dikembangkan yaitu teknologi off-season pada tanaman mangga, untuk mendorong pohon mangga berbuah di luar musim panen normal.
Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon terus mendorong peningkatan produksi komoditas hortikultura, dan perkebunan melalui penerapan inovasi teknologi pertanian. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon mengatakan, peningkatan produksi pertanian tidak hanya dilakukan melalui perluasan lahan atau ekstensifikasi, tetapi juga dengan intensifikasi melalui penerapan inovasi dan teknologi budi daya.
Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah teknologi off-season pada tanaman mangga. Teknologi ini diarahkan agar tanaman mangga mampu berbuah di luar periode panen yang biasanya berlangsung secara alami.
Baca Juga:BGN Tanggung Biaya Pengobatan Dugaan Keracunan MBG di Kota Cirebon – VideoPedagang Pasar Kanoman Sampaikan Aspirasi ke Perumda Pasar – Video
Ia menjelaskan, melalui pengembangan teknologi tersebut, produksi mangga yang umumnya berlangsung pada Oktober hingga Desember, diupayakan dapat dilakukan pada Mei hingga Juni. Langkah ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas periode panen mangga di Kabupaten Cirebon.
Penerapan teknologi off-season juga diharapkan dapat mengoptimalkan potensi tanaman mangga, sehingga produksi tidak hanya bergantung pada musim panen utama. Namun, pengembangannya tetap memerlukan penerapan teknik budi daya yang tepat agar hasilnya optimal.
Melalui penguatan intensifikasi dan inovasi pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon berupaya meningkatkan produktivitas hortikultura dan perkebunan. Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang bagi petani untuk mengembangkan produksi mangga di luar musim panen normal.