Perhutani KPH Kuningan Turunkan Belasan Personel Bantu Pemadaman Karhutla Ciremai – Video

Perhutani KPH Kuningan Turunkan Belasan Personel Bantu Pemadaman Karhutla Ciremai
0 Komentar

Di tengah pengerahan ribuan personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Ciremai, Perum Perhutani KPH Kuningan turut menerjunkan 15 personel untuk membantu pemadaman. Tim Perhutani bergabung sejak 22 Oktober dan siap mendukung penanganan hingga kondisi kawasan dinyatakan aman.

Administratur Perum Perhutani KPH Kuningan, Siti Kasanah menjelaskan, personel yang diterjunkan berasal dari jajaran KPH Kuningan, juga vantuan datang dari Perhutani Majalengka. Sejumlah anggota tim juga bermalam di lokasi untuk membantu penanganan kebakaran di kawasan Gunung Ciremai.

Menurut Siti, kesiapsiagaan personel Perhutani tidak hanya ditujukan untuk membantu penanganan kebakaran di Taman Nasional Gunung Ciremai. Pihaknya juga siap bergerak apabila terjadi bencana di wilayah Kabupaten Kuningan, dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan penanganan di kawasan hutan yang menjadi wilayah kerjanya.

Baca Juga:BGN Tanggung Biaya Pengobatan Dugaan Keracunan MBG di Kota Cirebon – VideoPedagang Pasar Kanoman Sampaikan Aspirasi ke Perumda Pasar – Video

Ia menyebut, kondisi kawasan hutan yang dikelola Perhutani saat ini aman, sehingga banyak personel turun membantu penanganan Karhutla Ciremai. Bagi Perhutani, keterlibatan ini merupakan bagian dari kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

Siti juga menyampaikan harapan agar kebakaran di Gunung Ciremai segera teratasi, sehingga kondisi alam dapat pulih dan ekosistem hutan kembali aman.

Ia menambahkan, Perhutani memiliki sejarah pengelolaan di sebagian kawasan Ciremai sebelum penataan status kawasan menjadi kawasan konservasi taman nasional.

Keterlibatan Perhutani menambah dukungan lintas sektor dalam penanganan Karhutla Ciremai. Sinergi petugas, relawan, dan berbagai unsur terkait diharapkan mempercepat penanganan titik api serta mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan lainnya.

0 Komentar