Di tengah perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Ciremai, relawan Masyarakat Peduli Api atau MPA menyelamatkan hewan langka dan dilindung, yaitu seekor anak surili yang ditemukan lemas di pohon saninten yang terbakar. Setelah mendapat pertolongan darurat, satwa tersebut berhasil dipertemukan kembali dengan koloninya.
Peristiwa ini dialami anggota relawan MPA Rimba Mekar, dari Paguyuban Silihwangi Majakuning Dodo Darsa asal Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan. Saat itu, Dodo bersama sembilan rekannya menyusuri medan terjal menuju Gunung Dulang untuk mengantisipasi pergerakan api ke kawasan hutan.
Setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Bukit Seribu Bintang, rombongan tiba di lokasi pada Kamis malam. Saat melakukan penanganan kebakaran, mereka mendengar suara aneh dari sebuah pohon saninten yang daunnya sudah kering akibat terbakar.
Baca Juga:BGN Tanggung Biaya Pengobatan Dugaan Keracunan MBG di Kota Cirebon – VideoPedagang Pasar Kanoman Sampaikan Aspirasi ke Perumda Pasar – Video
Sekitar pukul 23.00 WIB, sumber suara itu akhirnya ditemukan. Seekor anak surili berbulu putih bersembunyi di dahan pohon dalam kondisi lemas. Para relawan kemudian memanjat pohon dan menyelamatkan satwa tersebut untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.
Dodo dan rekannya memberikan pertolongan darurat dengan logistik seadanya. Ia memberikan susu yang tersedia dalam perbekalan. Setelah minum, kondisi anak surili berangsur membaik. Relawan kemudian menyiapkan tempat perlindungan sementara di sekitar Bukit Seribu Bintang, sambil tetap melanjutkan upaya penanganan kebakaran.
Pada Jumat pagi, setelah kondisi api di sekitar lokasi dinilai sudah terlokalisasi, para relawan bergerak mencari induk surili. Setelah menempuh jarak sekitar 300 hingga 500 meter, mereka melihat sekumpulan surili yang diduga merupakan kelompok keluarga satwa tersebut.
Anak surili kemudian diletakkan di tanah, sementara para relawan menjauh dan bersembunyi. Tak lama kemudian, salahsatu dari koloni yang di perkirakan induknya, turun dan langsung menggendong anak surili tersebut. Bagi para relawan, momen ini menjadi pengalaman berharga di tengah perjuangan menyelamatkan hutan Ciremai dari kebakaran.
Dodo berharap penanganan karhutla segera tuntas, sehingga kawasan hutan dan satwa liar di dalamnya dapat kembali aman. Ia juga berharap kebakaran serupa tidak kembali terjadi, agar ekosistem Taman Nasional Gunung Ciremai tetap terjaga.