Minim Event, Sulit Mengdokrak Wisatawan untuk Berkunjung ke Kabupaten Sumedang

hotel kuningan
Hotel Kuningan Jawa Barat (foto ilustrasi)
0 Komentar

SUMEDANG – Tak hanya Hotel dan penginapan, sepinya pengunjung juga sama dirasakan oleh objek wisata.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sumedang, Nana Mulyana mengatakan, bahkan pengunjung objek wisata mengalami penyusutan hingga 70 persen dibandingkan sebelum adanya pandemi.

“Jelang pergantian tahun tidak beda dengan hari hari sebelumnya, saat libur Natal tetap tidak ada kenaikan, dibanding sebelum pandemi jumlah kunjungan hilangnya sampai 70 persen,” ucap Nana Mulayana

Baca Juga:Memprihatinkan, Jelang Libur Tahun Baru, Tinggkat Hunian Hotel di Kabupaten Sumedang Hanya 20 PersenIni Pesan Asnawi Mangkualam Setelah Kalah dari Thailand, Menyentuh dan Banjir Dukungan

Maka dari itu, jika okupansi hotel dan sektor usaha pariwisata ingin ditingkatkan, Pemerintah Kabupaten Sumendang harus menarik para wisatawan salah satunya dengan gelaran event. Di daerah lain, gelaran event telah dikenal dan juga menjadi momen yang ditunggu para wisatawan baik domestik ataupun mancanegara.

“Daerah lain memiliki agenda event rutin setiap tahun yang mana itu diketahui oleh wisatawan tidak hanya domestik tapi mancanegara, makanya sektor pariwisata daerah lain bisa maju, Sumedang seharusnya bisa seperti itu juga,” pungkas Nana Mulyana.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang,  untuk objek wisata yang tercatat di Disparbudpora berjumlah 69 objek wisata, jumlah itu belum termasuk yang tercatat di forum Komunikasi Pariwisata Kabupaten Sumedang. Jika digabungkan maka lebih dari seratusan objek wisata. (kga)

0 Komentar