Tradisi Ngasa Desa Gandoang Sejak Ratusan Tahun Silam

0 Komentar

Sementara, Nasuha, sebagai pemangku adat Desa Gandoang, mengatakan, upacara adat ngasa untuk melestarikan adat nenek moyang iyang dilakukan setiap tahunnya yaitu bulan ke sembilan hitungan kalender jawa. Pada pelaksanakan kali ini sudah banyak pihak pihak yang mendukung, baik dari Dinbudpar, Pemerintah Kecamtan, Polsek dan Koramil.

Berharap, pelaksanaan tahun depan agar seluruh dinas yang terkait untuk saling bahu membahu agar upacara adat berikutnya semakin ramai dikunjungi pendatang, baik dari Kecamatan Salem maupun warga dari luar Kabupaten Brebes.

Perlu diketahui, sebelum ikut melakukan upacara adat ngasa, para pemangku adat, para pejabat kecamatan serta ratusan warga harus berjalan kaki mendaki gunung sagara selama 2 jam lebih. Walaupun sangat menguras tenaga, namun peserta upacara dari tahun ke tahun semakin bertambah.

Baca Juga:Warga Buang Sampah SembaranganRenovasi Masjid Jami Al Hidayah Selesai 2024

Untuk upacara saat ini dihadiri hingga 500 lebih warga yang mengikuti, mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SD, SMP, SMA bahkan mahasiswa dari Universitas Siliwangi Bandung untuk belajar sejarah budaya dan adat suku sunda di Kabupaten Brebes

0 Komentar