Tambak Ikan Dan Udang Alami Kekeringan

0 Komentar

Musim kemarau yang tak kunjung usai, membuat petani tambak dan ikan di Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Kota Cirebon, mengalami kerugian cukup besar, akibat tambak mereka mengalami kekeringan.

Petani mengaku, debit air dari hari ke hari semakin surut, sehingga mengakibatkan bibit ikan dan udang yang sudah ditebar mati.

Kondisi kekeringan akibat kemarau, hampir dialami setiap tahunnya oleh para petani tambak ikan dan udang di Kelurahan Kesenden. Namun pada musim kemarau tahun ini, petani mengaku kondisinya lebih memprihatinkan, karena kolam tambak mengalami penyusutan air setiap harinya.

Baca Juga:Mobil Tangki Air Baku Alami Kecelakaan TunggalHarga Beras Mulai Merangkak Naik

Dalam kondisi normal, petani dapat menghasilkan 1 kwintal udang dan ikan selama 2 bulan dari 6 tambak yang dikelola. Namun pada tahun ini, hanya bisa memakai 2 tambak, dan memanen ikan yang tersisa akibat kekeringan.

Akibat dari kekeringan ini, para petani tambak ikan tidak mempunyai penghasilan dan hanya mengandalkan dari sisa tabungan untuk menyambung hidup. Petani berharap, kekeringan bisa cepat usai dan hujan segera turun.

Selama kekeringan, petani hanya bisa memperbaiki dan membersikan kolam yang tersisa, untuk ditaburi bibit ikan dan udang pasca kekeringan usai

0 Komentar