Curam dan Sempit! Ini Dia Tanjakan Spongebob yang Lagi Viral di Media Sosial Sulit Dilalui dan Ditaklukan: Simak Fakta Sebenarnya

Tanjakan SpongeBob di Kampung Bukanagara, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, KBB. (Dicky Mawardi/Koran Gala )
Tanjakan SpongeBob di Kampung Bukanagara, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, KBB. (Dicky Mawardi/Koran Gala )
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Mungkin yang terlintas di kepala tanjakan spongebob ini merupakan hanya sebutan lucu-lucuan saja. Namun, pada kenyataanya tanjakan ini benar-benar menakutkan dan sudah cukup banyak korban yang berjatuhan. Tanjakan SpongBob ini berada di Kampung Bukanagara, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Perlu kamu ketahui, bahwa tanjakan tersebut sudah menjadi rahasia umum karena memiliki kemiringan yang sangat ekstrem sehingga sulit di taklukan oleh pengendara. Saat sedang menaklukannya, ada yang kembali mundur bahkan sampai terjatuh karena tidak kuat.

Ada salah satu insiden yang baru-baru ini terjadi. Mulai dari mobil wisatawan yang tak kuat menanjak hingga akhirnya mundur lagi pada Minggu (29/10/2023). Dua hari berselang, satu unit motor juga tak kuat menanjak hingga akhirnya terjatuh, Selasa (31/10/2023).

Baca Juga:Berhasil Menggeser Penyanyi Pop Dunia Michael Jackson? Ternyata Segini Pendapatan Konser Taylor Swift The Eras Tour: Menjadi Salah Satu Penyanyi Miliader Paling SuksesJaga Pola Makan Kamu Agar Tidak Bau Badan! Berikut Cara Menghilangkan Bau Badan yang Berlebih – Ternyata Hal ini yang Paling Penting

1. Menjadi Jalan Alternatif

Ternyata tanjakan spongebob ini merupakan alternatif dari Lembang menuju Bandung melalui Punclut yang kerap di lalui para wisatawan. Jalurnya ini memang sangat terjal dan sempit sehingga memaksa pengendara yang ingin melintasi jalur ini harus berhati-hati.

“Jadi kalau lewat sini sebetulnya memang harus bergantian, tidak bisa memaksakan. Tapi kadang ada yang gak nurut, akhirnya bikin macet terus membahayakan kendaraan lainnya,” kata Ineu.

2. Rawan Insiden

Bisa kita lihat sendiri tanjakan tersebut betul-betul sangat curam sehingga banyak memakan korban. Risiko insiden akan semakin meningkat saat musim hujan lantaran permukaan jalan menjadi licin. “Kecelakaan pasti ada, terakhir hari Selasa kemarin itu motor. Hari Minggunya mobil wisatawan dari Depok dan Jakarta nggak kuat nanjak, mundur lagi. Nah itu yang viral kemarin,” ujar Ineu salah satu ketua RT setempat.

3. Warga Mendadak Jadi Sopir Pengganti

Hal yang menarik lainnya ini beberapa warga setempat mendadak menjadi sopi pengganti. “Apalagi kalau hari Sabtu sama Minggu, pasti banyak yang minta disopirin. Terus kalau sopirnya perempuan atau ibu-ibu, dari Jakarta rata-rata nggak berani. Soalnya mereka kan nggak hafal,” tutur Dadan.

Dadan dan beberapa warga lainnya tidak mematok tarif untuk jasa mereka. Tujuan utamanya tentu agar kendaraan yang melintasi Tanjakan Spongebob tak mengalami kecelakaan. “Kita tujuannya kan membantu, karena kita juga atur jalan di situ biar nggak macet. Kalau ada yang mau kasih uang alhamdulillah, nggak di kasih juga ya nggak apa-apa,” kata Dadan.

4. Penamaan Tanjakan Spongebob

Penamaan tanjakan ini memang terbilang unik, karena tanjakan tersebut namanya adalah Tanjakan Bukanagara yang di sesuaikan nama kampung di wilayah itu. Namun, saja seiring terkenalnya akses tersebut sehingga di namakanlah Tanjakan SpongeBob. Alasannya ini karena tanjakan tersebut mirip dengan tanjakan kartun SpongeBob yang memiliki kemiringan hingga 90 derajat.

***

0 Komentar