Isak tangis mewarnai kedatangan lima korban kebakaran gudang perabotan di Bekasi, di kampung halamannya di Kabupaten Cirebon, Rabu malam. Kelima korban yang terjebak di dalam kamar mandi saat api membakar gudang perabotan, dimakamkan secara berdampingan. Ribuan warga yang mengenal kebaikan korban, mengantarkan hingga ke tempat peristirahatan terakhir.
Kedatangan lima kendaraan jenazah di Masjid Baitul Mukmin, Desa Sarwadadi, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, disambut isak tangis keluarga hingga warga, Rabu malam. Satu persatu jenazah yang dikeluarkan dan disholatkan, diiringi tangis kesedihan dari keluarga para korban. Bahkan, sejumlah kerabat tak kuasa menahan tangis hingga harus dipapah menjauh dari masjid.
Setibanya di masjid, kelima jenazah yakni Suryan, Nell Lisayanti, Azzahra Arsy Alliyah, Arssyla Almaina Putri, dan Endah, langsung disholatkan di masjid setempat. Ribuan warga yang mengenal kebaikan korban, khususnya Suryan, turut menyolatkan jenazah. Usai disholatkan, jenazah kemudian langsung dimakamkan secara berdampingan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Baca Juga:Longsor Putus Akses Jalan Warga, 102 KK Terisolir – VideoNunung Siap Bentuk Komunitas Thai Chi Chuan – Video
Kepala Desa Sarwadadi tak menyangka, kelima warganya menjadi korban kebakaran usai terjebak di kamar mandi gudang perabotan milik Suryan. Warga mengenal pengusaha perabotan rumah tangga tersebut sebagai sosok yang baik dan dermawan kepada warga di tanah kelahirannya. Kematiannya pun membawa duka bagi Desa Sarwadadi, padahal sedianya korban berencana pulang kampung pada akhir pekan ini.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah gudang perabotan rumah tangga di Bekasi. Kebakaran yang terjadi pada Rabu pagi tersebut, menewaskan lima orang yang terdiri dari ayah, ibu, dua anak, serta satu keponakan yang terjebak di kamar mandi.