RADARCIREBON.TV- Polusi udara sangat berbahaya dan biasanya di sebabakan oleh memebakar sampah atau yang lain sebagainya.
Bahaya membakar sampah tidak boleh di anggap sepele, ya. Selain bisa merusak lingkungan, kebiasaan buruk ini juga bisa berdampak pada kesehatan.
Polusi yang di hasilkan dari pembakaran sampah bisa menimbulkan berbagai masalah medis, mulai dari gangguan pernapasan hingga penyakit kronis, lho.
Baca Juga:Kenali Yuk Penyebab Infeksi Saluran Pencernaan Dan Cara Pengobatan Nya.Simak Di Sini Ya Manfaat Dari Makanan Ferementasi Dan Apa Saja Jenis Nya.
Meski sekilas terlihat praktis dan sampah langsung lenyap, ada bahaya membakar sampah untuk kesehatan jangka panjang.
Pasalnya, asap hasil pembakaran sampah mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat mengakibatkan polusi udara.
- Bahaya Membakar SampahBahaya membakar sampah untuk kesehatan bisa timbul melalui beberapa cara berikut:
- Menghirup asap pembakaranAsap dari membakar sampah jenis apa pun, baik plastik, kayu, kertas, daun, maupun kaca, melepaskan banyak polutan beracun. Polutan ini termasuk karbon monoksida, formaldehida, arsenik, dioksin, furan, dan VOC.
- Orang-orang yang berada di sekitar lokasi pembakaran, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dan paru, berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat menghirup bahan-bahan tersebut.
- Munculnya gangguan kesehatan juga tergantung pada seberapa lama dan seberapa sering mereka terpapar asap hasil pembakaran sampah. Nah, gangguan kesehatan sebagai imbas dari bahaya membakar sampah bisa beragam, seperti:
- Batuk
- Mata merah atau berair
- Hidung terasa perih seperti terbakar
- Ruam
- Mual
- Sakit kepala
- Serangan asma pada penderita asma
Tak hanya itu, salah satu kekhawatiran terbesar dari pembakaran sampah secara terbuka adalah risiko kesehatan yang timbul akibat paparan dioksin ke udara. Dalam jangka panjang, paparan zat ini berisiko menyebabkan:
- Jenis kanker tertentu
- Gangguan hati
- Gangguan sistem kekebalan tubuh
- Gangguan sistem reproduksi
Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi abu dan asap
Selain asap, bahaya membakar sampah secara terbuka akan menghasilkan residu abu yang dapat mengandung logam beracun, seperti merkuri, timbal, dan arsen.
Karena tidak menyadari potensi bahaya, beberapa orang mungkin akan menguburkan abu sisa pembakaran di tanah.
Sehingga bisa terserap oleh tanaman sayuran atau buah yang tumbuh di sekitarnya. Akibatnya, manusia bisa ikut terpapar jika mengonsumsi sayuran dan buah tersebut.