AIREC memiliki banyak kemampuan luar biasa selain menangani tugas perawatan dasar. Menurut ABS-CBN, robot ini dapat membantu orang tua duduk, memasak telur orak-arik, melipat pakaian, dan bahkan melakukan pekerjaan rumah sederhana. Dengan keuntungan ini, AIREC menjadi teman yang sangat membantu orang tua dalam kebutuhan sehari-hari mereka.
Namun, masih ada satu hambatan yang harus diatasi. Agar dapat berinteraksi dengan manusia dengan aman dan efisien, robot ini memerlukan pengembangan lebih lanjut. Namun, ada kemungkinan besar bahwa AIREC dapat digunakan di tempat perawatan pada tahun 2030.
Sebagaimana dikutip dari ABS-CBN, Shigeki Sugano, profesor dari Universitas Waseda yang memimpin proyek AIREC, menyatakan, “Sayangnya, teknologi robot yang ada saat ini masih dalam tahap yang prematur dalam hal berinteraksi dengan manusia dan mendukung mereka.”
Baca Juga:Sedang Mencari HP dengan Lensa Zeiss? Inilah 5 Pilihan HP Vivo Paling Murah di Indonesia!Butuh Baterai Tahan Lama? Inilah 5 Pilihan HP Alternatif Vivo V50 yang Bisa Dipertembangkan
3. Teknologi kecerdasan buatan yang memahami persyaratan individu
Salah satu keunggulan terbesar AIREC adalah kemampuan untuk memahami kondisi hidup dan kebutuhan unik setiap orang tua yang ia bantu. Menurut TECHi, tenaga perawat Zenkoukai Takaki Ito mengatakan bahwa robot ini dapat memberikan perawatan langsung jika AIREC benar-benar memahami kebutuhan setiap orang.
Namun, Ito menyatakan, seperti dikutip oleh Reuters, “Namun, menurut saya, robot tidak dapat memahami segala sesuatu tentang asuhan keperawatan. Robot dan manusia yang bekerja sama untuk meningkatkan asuhan keperawatan adalah masa depan yang saya harapkan.”
Proyek AIREC adalah bagian dari program Moonshot Research and Development Jepang, yang bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis antara manusia dan robot, menurut laporan Nature. Teknologi kecerdasan buatan (AI) AIREC membantu pekerjaan fisik. Ini juga memungkinkan prosedur medis dasar seperti pemeriksaan ultrasound atau bahkan operasi di masa depan. Namun, teknologi ini masih perlu disempurnakan.
4. Biaya produksinya masih tinggi
AIREC memiliki banyak kelebihan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperbaiki sebelum robot ini dapat digunakan secara umum. Salah satunya adalah harganya yang tetap tinggi. Biaya awal AIREC diperkirakan sekitar ¥10 juta atau Rp1,1 miliar yang mungkin terlalu besar untuk banyak tempat perawatan, menurut Times LIVE. Selain itu, orang sering ragu dengan teknologi baru seperti ini, terutama orang tua yang mungkin tidak nyaman berinteraksi dengan robot.
