Gunung Agung Ditutup Sepekan, Rangkaian Pujawali Pura Besakih Jadi Penyebabnya

Foto Gunung Agung
Foto Gunung Agung foto : pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pendakian Gunung Agung di Karangasem, Bali, akan ditutup sementara selama sepekan mulai Jumat (26/6/2026) hingga Kamis (2/7/2026). Penutupan ini bukan karena kondisi cuaca atau aktivitas vulkanik, melainkan berkaitan dengan pelaksanaan pujawali atau piodalan di Pura Pengubengan, Besakih. Pemucuk Pura Pengubengan Besakih, Jro Mangku Nyoman Artawan, mengimbau seluruh pendaki untuk menaati aturan ini demi menghormati rangkaian upacara adat yang sakral bagi umat Hindu di Bali.

Penutupan Jalur Pendakian Disosialisasikan

Jro Mangku Nyoman Artawan mengatakan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Agung sudah disosialisasikan secara luas kepada warga dan para pendaki. Sosialisasi itu termasuk dengan mengirimkan surat resmi kepada forum Pendakian Provinsi Bali maupun travel agent, agar para wisatawan menunda pendakian selama pujawali berlangsung.

“Kami sudah bersurat secara resmi sejak beberapa waktu yang lalu kepada semua pihak. Semoga tidak ada pendaki yang nekat,” kata Artawan, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga:Gunung Merapi Kembali Erupsi, BPPTKG Laporkan Awan Panas Guguran hingga 2 KilometerAbu Vulkanik Gunung Dukono Mulai Ganggu Aktivitas Warga, Ini Wilayah Terdampaknya

Ia berharap seluruh pendaki mentaati aturan ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Mari kita saling menghormati,” ujarnya.

Puncak Pujawali dan Imbauan Pendaki

Artawan mengungkapkan puncak pujawali di Pura Pengubengan Besakih akan dilaksanakan pada Senin (29/6/2026). Adapun rangkaian pujawali sudah mulai dilaksanakan sejak Jumat (26/6/2026).

Ia mengimbau para pendaki untuk menunda aktivitas pendakian hingga pujawali selesai dilaksanakan. “Silakan melakukan pendakian setelah pujawali selesai dilaksanakan (3 Juli),” imbuhnya.

Artawan berharap pelaksanaan pujawali di Pura Pengubengan Besakih berjalan lancar. Saat ini, para pengempon pura sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut upacara adat tersebut.

Gunung Sakral dan Aktivitas Pendakian

Gunung Agung adalah gunung berapi paling aktif di Bali dengan ketinggian mencapai 3.142 meter di atas permukaan laut. Butuh waktu pendakian sekitar 7 hingga 8 jam dari Besakih untuk mencapai puncak gunung ini.

Gunung ini menjadi favorit para pendaki, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Namun, masyarakat Bali menganggap gunung ini sangat sakral dan tidak boleh sembarangan ketika mendaki di sini. Penutupan jalur pendakian untuk kegiatan keagamaan bukanlah hal yang baru dilakukan, mengingat Gunung Agung memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi umat Hindu.

0 Komentar