RADARCIREBON.TV- Setelah melewati tiga pertandingan pembuka tanpa kemenangan dan menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak, Bali United akhirnya mencetak kemenangan pertama di musim Super League 2025/2026 dengan clean sheet penting.
Keberhasilan ini menjadi sinyal bahwa proses adaptasi dan perbaikan yang sedang dijalankan mulai menunjukkan hasil nyata.
Pada laga pekan keempat yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Serdadu Tridatu berhasil mengamankan tiga poin setelah menang tipis 1-0 atas Madura United via penalti pada menit ke-64 yang dieksekusi oleh gelandang Mirza Mustafic.
Baca Juga:Persib Rekrut ‘Profesor’! Dedi Kusnandar Terancam Tersisih Usai Datangnya Thom HayeBeasiswa LPDP 2026! Prioritaskan STEM dan Jurusan Strategis, 80 % Dirancang Untuk Penguatan SDM Nasional
Hasil ini sekaligus menjadi pertama kali secara konsisten tim tak kebobolan selama empat pertandingan pertama musim ini. Sebelumnya, pertahanan Bali United begitu rapuh, dengan total sembilan gol kebobolan dari tiga pertandingan pembuka, menjadikan mereka tim paling banyak kebobolan di awal kompetisi.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyambut kemenangan ini dengan optimisme “Senang hasil ini bisa menangkan pertandingan. Kalau sebelumnya kebobolan banyak gol, sekarang kami tidak kebobolan. Itu sebuah kemajuan.”
Pernyataan ini mencerminkan perubahan nyata dalam performa tim, khususnya dari sisi stabilitas di lini belakang.
Atmosfer dukungan suporter, yang kerap kali disebut sebagai pemain ke-12, juga mendapat sorotan khusus dalam kemenangan ini.
Jansen mengungkap rasa syukur dan energi positif yang dirasakan tim berkat sorakan dan semangat para pendukung: “Fans di sini luar biasa. Mereka benar-benar menjadi pemain ke-12. Ada semacam magic dari mereka yang membuat atmosfer berbeda.”
Adaptasi dan Progres Langkah demi Langkah
Sebelumnya, Bali United sempat mengalami transformasi strategi sejak kehadiran Johnny Jansen sebagai pelatih kepala. Dalam beberapa laga awal, tim tak kunjung menang dengan hasil imbang kontra Persik Kediri (1-1) dan Malut United (3-3), serta kekalahan memalukan 2-5 dari Persebaya.
Jansen menyebut ini sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap gaya bermain baru yang diterapkannya.
Baca Juga:KUR BRI 2025. Cicilan Terjangkau Mulai dari Rp500 Ribu, Modal Usaha Hingga Rp500 Juta Tanpa RibetVlahovic 99% Bertahan di Juventus! Faktor Finansial, Strategi, dan Peran Vital di Lini Depan
Pertandingan melawan Malut United pun penuh drama. Bali United sempat unggul, namun kebobolan di waktu tambahan, hasil imbang 3-3 pun menjadi buah dari dua gol yang tercipta di menit akhir, suatu hal yang menjadi fokus perhatian pelatih dalam evaluasi tim.