RADARCIREBON.TV Polisi menetapkan 4 orang pelaku jadi tersangka penculikan balita bernama Bilqis (4) yang hilang di Taman Pakui Sayang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keempat tersangka berasal dari sejumlah daerah.
“Dari proses penyelidikan Polrestabes kita amankan 4 tersangka,” kata Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro dalam konferensi pers, dilansir detikSulsel, Senin (10/11/2025).
Bilqis dalam kondisi sehat
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengatakan Bilqis ditemukan polisi pada malam hari di Jambi dalam kondisi sehat.
Baca Juga:Polisi Amankan Terduga Pelaku Penculikan Anak – VideoTimeline Lengkap Kasus Penculikan dan Pembunuhan Ilham Pradipta!
“Anak tersebut ditemukan pada malam hari dan telah dibawa kembali ke Makassar,” kata Arya.
Setelah tiba di Makassar, kesehatan Bilqis dan kondisi psikologinya diperiksa.
“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Pemeriksaan psikologis yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga menunjukkan kondisi anak dalam keadaan sangat baik dan tampak ceria,” ungkapnya.
Dalam kasus tersebut, pihak kepolisian berhasil menangkap sejumlah orang yang diduga jaringan tindak pidana penjualan orang (TPPO). Namun, Arya belum ingin menyebut total pelaku dan motifnya.
“Nanti rilis ya disampaikan. Anaknya telah ditemukan, proses pemeriksaan tetap dilakukan terhadap korban, orang tua, serta para terduga pelaku yang sudah diamankan,” jelasnya.
“Besok (Senin) akan kami rilis secara resmi hasil penyelidikan, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan sindikat jaringan internasional,” kata Arya.
Sebelumnya, Bilqis dilaporkan menjadi korban penculikan yang dilakukan oleh seorang wanita saat orang tuanya tengah bermain tenis.
“Saya sedang berada di lapangan tenis, mau olahraga sambil melatih,” kata bapak korban, Dwi Nurmas (34) kepada wartawan, Rabu (5/11).
Baca Juga:Sadis! Update Terbaru Kacab Bank Diculik, Dibantai, Lalu Dibuang! Ini Dugaan Sementara Motifnya!Kronologi Tewas Ilham Pradipta Kepala Cabang BRI di Jakarta yang Diculik Usai Rapat!
Dwi menerangkan saat bermain lapangan tenis, anaknya tengah bermain di pinggir lapangan, pada Minggu (2/11) sekitar pukul 10.00 WITA. Namun, saat asik bermain tenis Dwi sudah tidak melihat anaknya.
“Memang saya sering bawa melatih. Saya selalu pantau waktu dia bermain, sering saya panggil dia menyahut. Tapi saya pas game ketiga, saya panggil sudah tidak ada,” ungkapnya.
Kemudian beredar rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang wanita memakai baju dan celana panjang warna hitam tengah menenteng tiga orang anak, salah satunya diduga anak korban tengah berjalan di pinggir jalan dengan kondisi tergesa-gesa sambil sesekali menoleh ke belakang.
