RADARCIREBON.TV – Duel antara Manchester City dan kembali menjadi sorotan saat keduanya bertemu di Etihad Stadium akhir pekan ini. Jika mengacu pada rekor pertemuan, The Cityzens memegang kendali penuh. Namun, laga ini tetap menyimpan potensi kejutan, terutama bila Leeds mampu bermain lebih berani dan efektif dalam transisi.
Manchester City datang dengan modal statistik mentereng ketika berhadapan dengan Leeds. Dari total 110 pertemuan, City mengoleksi 49 kemenangan, unggul tipis atas Leeds yang mengemas 43 kemenangan. Meski begitu, dominasi City dalam beberapa musim terakhir terlihat jauh lebih jelas. Pasukan Pep Guardiola menang dalam empat pertemuan terakhir di Premier League, dan dalam rentang itu mereka mengemas 16 gol sebuah tanda betapa efektifnya lini serang mereka saat bertemu The Whites.
Dari sisi performa terkini, Manchester City terlihat jauh lebih stabil meski belum sepenuhnya konsisten. Mereka sempat meraih lima kemenangan beruntun di semua kompetisi sebelum dihentikan Bayer Leverkusen di Liga Champions. Kekalahan tersebut bisa menjadi motivasi tambahan bagi Erling Haaland dan kolega untuk kembali ke jalur positif di liga domestik. Di sisi lain, Leeds United justru berada dalam situasi sulit. Tiga kekalahan beruntun membuat mereka terperosok ke zona merah dan tampil dengan rasa percaya diri yang menurun.
Baca Juga:Jadwal & Daftar Pemain Indonesia di Indonesia Masters 2026: Dari Pemulihan Cedera hingga Sasar Gelar JuaraResmi Dibuka! Pendaftaran Petugas Haji 2026: Cek Gaji, Tunjangan, dan Syarat Terbarunya
Di atas kertas, kekuatan kedua tim terpaut cukup jauh. City unggul di banyak lini, mulai dari kedalaman skuad, kualitas individu, hingga variasi serangan. Haaland, Doku, dan Phil Foden menjadi ancaman utama yang bisa memanfaatkan celah sekecil apa pun. Sementara itu, Leeds yang diperkuat Willian Gnonto dan Daniel James masih mencoba menemukan ritme permainan terbaik. Pertahanan mereka menjadi masalah utama, dan jika tidak segera dibenahi, serangan City bisa menjadi mimpi buruk.
Meski demikian, peluang Leeds mencuri poin tetap ada, meski kecil. Kecepatan transisi dan pressing tinggi bisa menjadi senjata utama untuk mengganggu build-up City. Jika Leeds mampu menciptakan tekanan di lini tengah dan memanfaatkan serangan balik secara efisien, bukan tidak mungkin mereka bisa memberi kejutan di Manchester.
