“Ibaratnya mereka adalah pemain ke-12. Dukungan itu tak terputus dari awal hingga akhir,” ucap pelatih berusia 44 tahun itu.
Walaupun menghadapi tekanan yang besar dari dominasi suporter Indonesia, Kapadze menegaskan bahwa Uzbekistan tetap bermain disiplin dan berhasil mengamankan kemenangan serta mendapatkan tiket ke Olimpiade.
Saat ini, dengan namanya masuk dalam daftar calon pelatih Timnas Indonesia, kenangan tersebut menjadi jembatan emosional antara dirinya dan masyarakat sepak bola Tanah Air. Para pendukung kini menanti apakah hubungan itu akan berlanjut ke fase baru dalam karier sang pelatih.
