RADARCIREBON.TV – Tekanan terhadap Madura United FC semakin nyata setelah takluk 1-2 dari Malut United FC pada pekan ke-24 BRI Super League, Selasa (3/3) malam WIB. Bermain di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Laskar Sappe Kerap kembali gagal mengamankan poin penting di kandang sendiri.
Sejak awal laga, pertandingan berjalan cukup berimbang. Kedua tim sama-sama mencoba membangun serangan melalui pola 4-3-3 yang diterapkan masing-masing pelatih. Namun, efektivitas lini depan Malut United menjadi pembeda.
Kebuntuan pecah pada menit ke-31 lewat aksi David da Silva. Striker asal Brasil itu memaksimalkan umpan terukur Tyronne del Pino untuk membawa tim tamu unggul 1-0. Gol tersebut menjadi momentum yang mengangkat kepercayaan diri Malut United hingga turun minum.
Baca Juga:Persija Day Membara! The Jakmania Padati JIS, Laga Kontra Borneo FC Jadi Penentuan Papan AtasBreaking News! Hujan Kartu Warnai Persija vs Borneo, Skor Sementara 2-1 hingga Menit 74
Memasuki babak kedua, Madura United mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, lagi-lagi David da Silva menunjukkan ketajamannya. Pada menit ke-58, ia mencetak gol keduanya setelah menerima suplai matang dari Frets Butuan. Brace tersebut menjadi gol ke-13 sang striker musim ini, sekaligus mengukuhkannya sebagai top skor sementara liga.
Tertinggal dua gol, pelatih Carlos Parreira merespons dengan memasukkan Aji Kusuma pada menit ke-66 guna menambah daya gedor. Pergantian itu memberi dampak positif terhadap dinamika serangan tuan rumah.
Madura United akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 melalui sang kapten, Lulinha. Gol tersebut menghidupkan kembali harapan publik tuan rumah dan membuat laga berlangsung semakin terbuka di sisa waktu pertandingan.
Sayangnya, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Madura United harus menerima kekalahan yang semakin memperumit posisi mereka di klasemen. Di penghujung laga sempat terjadi insiden ketika Jorge Mendonca kolaps di lapangan. Manahati Lestusen sigap memberikan pertolongan awal sebelum tim medis masuk untuk penanganan lebih lanjut.
Kekalahan ini menempatkan Madura United di peringkat ke-14 dengan koleksi 20 poin. Mereka hanya terpaut dua angka dari PSBS Biak yang berada di posisi ke-18 atau zona degradasi. Situasi tersebut tentu menjadi alarm serius bagi Laskar Sappe Kerap jika tidak segera menemukan konsistensi performa.
