Ia juga mengingatkan bahwa sepak bola tidak bisa bergantung pada satu individu, dan sejarah mencatat Indonesia pernah tampil luar biasa meskipun menghadapi kondisi skuad yang tidak ideal.
•Pesan Marselino untuk Publik
Lewat unggahan di media sosial pribadinya, Marselino menyampaikan rasa kecewa karena tidak bisa memperkuat tim. Ia meminta maaf kepada pendukung Timnas dan berjanji akan mendukung rekan-rekannya dari rumah.
“Berat rasanya tidak bisa ikut berjuang. Tapi kesehatan harus diutamakan. Aku percaya teman-teman bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tulisnya.
Baca Juga:Auto Cuan dari Rumah! 7 Cara Paling Mudah dan Realistis Cari Uang di TikTok untuk PemulaNggak Bikin Gemuk! Ini 5 Camilan Enak, Sehat, dan Aman untuk Diet yang Wajib Kamu Coba
Unggahan ini dibanjiri dukungan dari fans, rekan satu tim, hingga legenda sepak bola Indonesia.
•Menatap SEA Games 2025 dengan Tantangan Baru
Dengan keputusan ini, fokus kini beralih sepenuhnya kepada persiapan akhir Timnas U-22. Pelatih harus menemukan formula baru dalam waktu relatif singkat, sementara para pemain harus beradaptasi dengan peran dan dinamika baru di lapangan.
Meski tantangannya besar, satu hal tetap jelas, dukungan publik untuk Timnas tidak akan pernah padam.
SEA Games 2025 kini resmi menjadi ajang yang penuh teka-teki, harapan baru, dan potensi kejutan yang besar bagi Garuda Muda.
