RADARCIREBON.TV- Timnas bola voli putri Indonesia harus siap menerima tantangan berat di SEA Games 2025. Soalnya, mereka cuma finis sebagai runner-up Grup B di babak penyisihan.
Di laga terakhir grup, Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam. Kekalahan itu bikin tim asuhan Marcos Sugiyama gagal jadi juara grup dan akhirnya harus ketemu lawan paling berat di semifinal.
Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan bakal langsung berhadapan dengan Thailand di babak empat besar.
Baca Juga:Menang 3-1 Tapi Tersingkir! Timnas Indonesia U-22 Jadi Bahan Ejekan Fans MalaysiaLiga Inggris Pekan Ini 13–16 Desember 2025: Jadwal Lengkap, Big Match, dan Cara Nonton Live Streaming
Thailand sendiri bukan lawan sembarangan. Tim voli putri Negeri Gajah Putih ini adalah yang paling sukses di sejarah SEA Games dengan koleksi 16 medali emas. Sejak 1995, mereka bahkan jadi “raja” Asia Tenggara karena 14 kali juara secara beruntun.
Sementara itu, Timnas voli putri Indonesia baru sekali merasakan emas SEA Games, tepatnya pada edisi 1983. Setelah itu, prestasi terbaik Indonesia adalah empat medali perak yang diraih pada tahun 1987, 1989, 1991, dan 2017.
Kekuatan Thailand di SEA Games 2025 juga masih sangat menakutkan. Skuad mereka dipenuhi pemain-pemain senior yang sudah kenyang pengalaman di level internasional. Target Thailand pun jelas: mempertahankan emas dan menambah koleksi jadi 17 gelar juara.
Di atas kertas, Indonesia memang lebih sering dianggap sebagai underdog saat menghadapi Thailand. Tapi di lapangan, apa pun masih bisa terjadi.
Empat tim yang lolos ke semifinal bakal dapat jatah istirahat satu hari sebelum bertanding. Laga semifinal sendiri akan digelar di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, Thailand, pada Minggu (14/12/2025).
Daftar Tim Lolos Semifinal Voli Putri SEA Games 2025:
- Thailand
- Vietnam
- Indonesia
- Filipina
Jadwal Semifinal Voli Putri SEA Games 2025 (Minggu, 14/12/2025):
- 12.00 WIB: Vietnam vs Filipina
- 15.00 WIB: Thailand vs Indonesia
Tantangan berat sudah menanti, tinggal bagaimana perjuangan Srikandi voli Indonesia di lapangan nanti.
