RADARCIREBON.TV – Menjelang akhir pekan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah wilayah Indonesia. Cuaca yang tidak stabil ini diperkirakan berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu, dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer dan faktor lokal yang menguatkan pembentukan awan hujan.
BMKG menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali dan Nusa Tenggara berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Kondisi ini dipengaruhi oleh adanya sirkulasi udara yang memicu peningkatan kelembapan serta pertumbuhan awan-awan konvektif. Selain itu, suhu permukaan laut yang hangat turut mendukung terbentuknya cuaca basah, terutama pada siang dan sore hari.
Pada kawasan Jabodetabek, hujan diprediksi terjadi secara sporadis dengan durasi yang bervariasi. Pagi hari berpotensi cerah berawan, namun menjelang siang kemungkinan terjadi peningkatan awan cumulonimbus yang dapat berkembang menjadi hujan disertai angin kencang di beberapa titik. Untuk wilayah Jawa Barat dan Banten, BMKG meminta masyarakat berhati-hati terhadap potensi banjir lokal akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir.
Baca Juga:Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar U-22: Pertandingan Penentu Menuju Semifinal SEA GamesCek Bansos DTSEN Kemensos 2025: Cara Memverifikasi Desil, NIK, dan Status Penerima Terkini
Di wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan, intensitas hujan cenderung meningkat pada malam hari. Sementara itu, Kalimantan dan Sulawesi diperkirakan mengalami hujan dengan disertai petir di sejumlah daerah. Aktivitas masyarakat, terutama yang berada di area rawan pohon tumbang, diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang merencanakan kegiatan luar ruangan saat akhir pekan. Potensi genangan, tergelincir, hingga hambatan transportasi dapat terjadi ketika hujan turun tiba-tiba. Pengendara motor dan mobil juga diharapkan lebih berhati-hati karena jarak pandang menurun dan jalanan menjadi licin.
Selain itu, BMKG mengingatkan agar warga memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi resmi dan kanal media sosial BMKG. Pembaruan informasi setiap jam dapat membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas agar tetap aman.
Dengan adanya potensi hujan di akhir pekan ini, masyarakat diimbau tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan cuaca. Menghindari area rendah, memastikan saluran air tidak tersumbat, dan selalu membawa perlengkapan hujan menjadi langkah yang dianjurkan untuk mengurangi risiko. Cuaca basah diprediksi masih akan berlanjut hingga awal pekan depan sesuai pola musiman yang kini berlangsung.
