Gagal di SEA Games 2025, Kenapa Zainudin Amali Justru Jadi Sasaran, Bukan Erick Thohir?

Zainudin Amali
Zainudin Amali disorot saat Timnas U-22 Indonesia gagal di Sea Games 2025. Foto: Instagram Ileague / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Nama Zainudin Amali kini sedang menjadi sorotan publik setelah timnas U-22 Indonesia menelan gagal di SEA Games 2025.

Wakil Ketua Umum PSSI itu malah diminta pertanggungjawaban akibat dari kekalahan yang didapat Skuad Garuda.

Lantas kenapa harus Zainudin Amali? Padahal di PSSI ada Ketua Umum serta Exco yang berperan di dalamnya?

Baca Juga:Aksi Gemilang Joe Aditya Antar Indonesia Raih Perak di 100 m Gaya Kupu-KupuMalut United Tumbangkan Persib Bandung, Hendri Susilo Bidik Stabil di Papan Atas

Zainudin Amali kerap muncul ke publik sebelum PSSI mengumumkan secara resmi pelatih timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025.

Saat itu, Zainudin Amali dan Sekjen PSSI Yunus Nusi memperkenalkan Indra Sjafri sebagai pelatih timnas U-22 Indonesia, 29 September 2025.

Zainudin Amali menegaskan PSSI memilih Indra Sjafri karena pengalamannya saat mengasuh timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja.

Di tahun itu, Indra Sjafri sukses memberikan medali emas untuk Tim Merah Putih usai terakhir kali diperoleh pada 1991.

Timnas Indonesia lalu menjalani empat laga ujicoba melawan India pada Oktober dan Mali pada November 2025 di bawah asuhan Indra Sjafri dengan hasil dua kali kalah serta dua kali imbang.

Hasil tersebut membuat pihak Kemenpora menargetkan Timnas U-22 Indonesia membawa pulang medali perak di SEA Games 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Menpora Erick Thohir sekaligus Ketua Umum PSSI.

Baca Juga:Tak Terbendung, Pencak Silat Kembali Hadiahkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025Renang Indonesia Sumbang Perunggu di SEA Games 2025, Dua Rekor Nasional Ikut Tercipta

Pernyataan Erick Thohir viral lantaran PSSI melalui Zainudin Amali menargetkan medali emas.

Perbedaan dua target tersebut menjadi sorotan di media sosial yang menilai komunikasi di PSSI cukup buruk.

Sayangnya, Timnas U-22 Indonesia menelan kegagalan di SEA Games 2025. Langkah Ivar Jenner dan tim terhenti di semifinal karena menang 3-1 lawan Myanmar serta kalah 0-1 dari Filipina.

Timnas U-22 Indonesia juga menelan kekalahan saat perebutan runner up terbaik dengan Malaysia dengan 1 – 0.

Kegagalan itulah yang membuat beberapa pengamat sepak bola Indonesia seperti Binder Singh menanggapi pernyataan Zainudin Amali.

Menurut Binder Singh, Zainudin Amali memang harus bertanggung jawab langsung atas perjalanan timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025.

Eks Menpora itu diminta untuk memberikan klarifikasi terbuka kepada publik atas hasil yang sudah didapat Garuda Muda.

Dia juga menyinggung keputusan strategis Amali, termasuk penunjukkan pelatih dan penetapan target medali emas yang jauh dari harapan.

0 Komentar