Hujan deras yang mengguyur Kota Cirebon kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya terjadi di Jalan Perjuangan yang hingga kini masih menjadi langganan banjir sejak bertahun-tahun lalu.
Banjir kembali merendam Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, usai hujan lebat mengguyur kawasan ini. Air menggenangi badan jalan dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa, sehingga mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.
Jalan Perjuangan diketahui sudah mengalami banjir berulang sejak tahun 2015. Namun hingga kini, belum terlihat adanya pembenahan menyeluruh untuk mengatasi persoalan tersebut. Banjir diduga terjadi akibat kapasitas saluran drainase yang tidak memadai untuk menampung debit air hujan.
Baca Juga:Kebun Sawit di Desa Cigobang akan Dieksekusi – VideoInsiden Tayangan Tidak Pantas di SD Luwung Kencana – Video
Sebagai salah satu jalan protokol di Kota Cirebon, Jalan Perjuangan memiliki peran vital karena menjadi akses utama menuju berbagai sarana pendidikan, pusat perekonomian, serta permukiman warga. Kondisi ini membuat banjir tidak hanya menghambat lalu lintas, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Tak jarang, pengendara sepeda motor maupun mobil nekat menerobos genangan air. Akibatnya, sejumlah kendaraan dilaporkan mogok di tengah jalan, menambah kemacetan dan risiko keselamatan pengguna jalan.
Warga pun berharap pemerintah daerah segera melakukan pembenahan serius, khususnya pada sistem drainase, agar banjir yang kerap terjadi di Jalan Perjuangan tidak terus berulang setiap musim hujan.