Rekam Jejak John Herdman: Dari Sukses Bersama Kanada hingga Dipercaya Bangkitkan Timnas Indonesia

john Herdman
Rekam Jejak John Herdman, hingga Dipercaya Bangkitkan Timnas Indonesia. Foto : Instagram resmi @timnasindonesia
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia membuka harapan besar bagi publik sepak bola nasional. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun tersebut dinilai memiliki rekam jejak yang kuat dan relevan untuk membawa Skuad Garuda naik level, baik secara prestasi maupun mental bertanding di kancah internasional.

Nama John Herdman mulai dikenal luas bukan dari sepak bola pria, melainkan dari sepak bola wanita. Karier kepelatihannya dimulai sejak usia muda saat masih menempuh pendidikan di Inggris. Ia kemudian terlibat dalam pengembangan pemain usia dini di akademi Sunderland sebelum mengambil langkah besar dengan pindah ke Selandia Baru pada awal 2000-an. Di sana, Herdman menangani tim nasional wanita dan sukses membawa mereka tampil di Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta Olimpiade Beijing 2008.

Rangkaian keberhasilan itu kemudian membawanya mendapat kepercayaan untuk menangani tim nasional Kanada. Herdman dipercaya memimpin tim nasional wanita Kanada sejak 2011 dan langsung mencetak pencapaian signifikan. Ia membawa Kanada meraih medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio 2016, serta menjuarai Pan American Games 2011. Keberhasilan ini membuat reputasinya semakin kokoh sebagai pelatih yang piawai membangun fondasi tim nasional.

Baca Juga:Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Drama Injury Time di Craven Cottage, Liverpool Gagal MenangHighlight Liverpool vs Fulham: VAR, Penalti Kontroversial, dan Gol Dianulir Warnai Duel Panas di Craven Cottag

Langkah paling mengejutkan terjadi ketika John Herdman beralih menangani tim nasional pria Kanada. Meski sempat diragukan, keputusan tersebut justru berbuah manis. Di bawah kepemimpinannya, Kanada berkembang pesat dan berhasil lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali tampil pada edisi 1986. Tidak hanya itu, peringkat FIFA Kanada melonjak drastis dari luar 90 besar menjadi sekitar 30 besar dunia.

Keberhasilan Herdman tidak lepas dari filosofi kepelatihannya yang menekankan disiplin, intensitas tinggi, serta mentalitas kompetitif. Ia dikenal mampu membangun budaya kebersamaan yang kuat di dalam tim, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pemain saat bersaing di level tertinggi.

Pengalaman lintas benua inilah yang menjadi salah satu alasan kuat PSSI menunjuk John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia. Dengan kontrak berdurasi 2+2 tahun, Herdman diharapkan mampu menularkan standar profesional dan pola pengembangan jangka panjang seperti yang ia terapkan di Kanada. Tantangan besar menanti, namun rekam jejaknya memberi alasan bagi publik untuk optimistis bahwa era baru Timnas Indonesia telah dimulai.

0 Komentar