RADARCIREBON.TV – Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mulai menjalankan tugasnya dengan memimpin sesi latihan tim untuk pertama kalinya sejak tiba di Surabaya pada Minggu (4/1/2026) malam. Kehadiran pelatih asal Portugal tersebut membawa semangat baru bagi skuad Bajul Ijo, yang tengah bersiap menghadapi Malut United dalam lanjutan kompetisi Super League.
Sesi latihan Persebaya berlangsung di Lapangan ABC Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Selasa (6/1/2026) sore. Para pemain tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian latihan yang dipimpin langsung oleh Bernardo Tavares. Atmosfer latihan terlihat cukup intens, namun tetap berjalan kondusif, seiring proses adaptasi antara pelatih baru dan para pemain.
Di sela-sela latihan, Bernardo Tavares mengungkapkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah melakukan analisis mendalam terhadap kondisi dan karakteristik para pemain Persebaya. Menurutnya, tahap awal ini sangat penting sebelum menentukan pendekatan taktik dan strategi yang akan diterapkan ke depannya.
Baca Juga:Malut United Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Jadi 11 LagaMental Malut United Meningkat Jelang Lawan Persebaya Surabaya
“Saat ini target saya adalah mencoba menganalisis para pemain dan kondisi mereka,” ujar Bernardo Tavares. Ia menambahkan bahwa proses penilaian tidak hanya dilakukan melalui rekaman pertandingan, tetapi juga melalui pengamatan langsung di lapangan latihan maupun di luar lapangan.
“Satu hal adalah melihat pertandingan, dan hal lain adalah melihat latihan, serta memperhatikan perilaku pemain di ruang ganti. Semua itu penting untuk memahami karakter tim,” tambah pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Bernardo Tavares menegaskan bahwa sepak bola merupakan permainan kolektif, bukan sekadar mengandalkan kemampuan individu. Oleh karena itu, pemahaman terhadap dinamika tim dan kerja sama antarpemain menjadi aspek krusial dalam membangun kekuatan Persebaya ke depan.
Meski Persebaya datang dengan modal dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya, Bernardo Tavares mengingatkan para pemain untuk tetap rendah hati. Ia menilai tantangan berat sudah menanti, terutama saat menghadapi Malut United yang sedang berada dalam performa impresif.
“Kami memang baru meraih dua kemenangan terakhir, namun sikap rendah hati tetap harus dijaga. Sekarang kami akan bermain melawan Malut United,” ucapnya. Menurut Bernardo, Malut United merupakan salah satu tim terkuat di Super League musim 2025/2026.
