Piala Super Spanyol Alami Evolusi Besar: Eva Duarte, Ubah Format, El Clasico Mendominasi

Piala Super Spanyol
Foto: Semifinal Piala Super Spanyol; Atletico Madrid vs Madrid
0 Komentar

Setahun kemudian, federasi Spanyol melebarkan kompetisi menjadi melibatkan empat tim. Legenda, dan Makna Baru Barcelona menjadi klub dengan prestasi terbanyak dengan 15 gelar, diikuti oleh Real Madrid dengan 13 trofi. Athletic Club dan Deportivo de La Coruña masing-masing mengumpulkan tiga gelar.

Lionel Messi tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Supercopa dengan 14 gol dari 20 pertandingan. Karim Benzema dan Raúl González mengikuti dengan tujuh gol masing-masing.

Di antara pemain yang masih aktif, Robert Lewandowski memimpin dengan lima gol, disusul oleh Antoine Griezmann, Rodrygo, Raphinha, dan Vinicius Junior yang masing-masing mencetak empat gol.

Baca Juga:Duo Leeming Resmi Jadi Pro: Kontrak Profesional Pertama Bersama Persija JakartaJay Idzes Bongkar Rahasia Bertahan di Serie A: Fokus, Kerja Keras, dan Pantang Menyerah!

Dari sisi pelatih, Pep Guardiola dan Johan Cruyff merupakan yang paling sukses dengan tiga gelar. Zinedine Zidane dan Carlo Ancelotti menyusul dengan dua trofi bersama Real Madrid.

Secara hierarki, Piala Super Spanyol memang belum sebanding dengan La Liga, Copa del Rey, atau Liga Champions.

Namun, perubahan format dan momentum kompetisi yang saat ini diadakan di tengah musim telah memberikan makna baru. Supercopa tidak lagi sekadar ajang pemanasan, namun menjadi arena prestisius yang penuh gengsi dan sorotan dari seluruh dunia.

0 Komentar