Prediksi Harga Emas di Tahun 2026: Dari Rp2,5 Juta ke Rp3,8 Juta per Gram?

Harga Emas 2026
harga emas batangan dalam negeri berpotensi naik ke di tahun 2026. Foto : Instagram resmi @emasantamindonesia
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Prediksi harga emas pada tahun 2026 kembali ramai dibicarakan oleh pelaku pasar dan analis. Banyak pihak meyakini tren kenaikan yang sudah berjalan akan berlanjut, bahkan beberapa memperkirakan angka baru yang belum pernah tercapai sebelumnya.

Data awal tahun menunjukkan harga emas di dalam negeri sudah berada di level yang relatif tinggi. Pada Januari 2026, harga emas batangan Antam bergerak sekitar Rp2,44 juta sampai Rp2,58 juta per gram. Angka ini menjadi titik awal sebelum melihat potensi kenaikan lebih jauh sepanjang tahun.

Sejumlah analis optimistis. Menurut proyeksi dari PT Traze Andalan Futures, harga emas batangan dalam negeri berpotensi naik ke rentang Rp3,5 juta hingga Rp3,8 juta per gram di tahun 2026. Ini menandai kemungkinan rekor baru jika prediksi tersebut benar-benar terealisasi.

Baca Juga:John Herdman Siap Umumkan Skuad Pertama Timnas Indonesia, FIFA Series 2026 Jadi Ujian Awal Era BarunyaPrediksi Persib vs Persija Pada Pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026: Derby Panas Penentu Puncak Klasemen

Tidak semua analis sepakat pada angka setinggi itu, tetapi banyak yang tetap melihat tren naik. Estimasi menunjukan harga emas di sekitar Rp2,9 juta per gram. Meski lebih konservatif dibanding proyeksi tertinggi, itu tetap berarti pertumbuhan dari level awal tahun.

Pendorong utama kenaikan emas pada 2026 dinilai berasal dari beberapa faktor global dan domestik. Ketidakpastian geopolitik menjadi salah satu yang paling sering disebut. Konflik di beberapa wilayah dunia membuat investor cenderung mencari aset aman (safe haven), dan emas biasanya menjadi pilihan utama.

Selain itu, prediksi target harga emas dunia juga menunjukkan potensi upside yang signifikan. Beberapa lembaga keuangan internasional, termasuk Goldman Sachs dan HSBC, memperkirakan harga emas global bisa mencapai US$4.000–US$5.000 per troy ounce pada paruh pertama atau pertengahan 2026. Jika dolar melemah dan permintaan meningkat, implikasinya bisa terasa sampai pasar Indonesia.

Kebijakan moneter global juga ikut memainkan peran. Ekspektasi penurunan suku bunga di beberapa negara besar diprediksi bisa melemahkan Dolar AS. Dalam kondisi seperti itu, harga emas dalam Rupiah biasanya ikut terdorong naik karena biaya peluang memegang emas menjadi lebih menarik.

Bagi investor dan masyarakat yang ingin terus mengikuti pergerakan harga emas, ada beberapa cara untuk memantau secara real time. Grafik harga emas Antam bisa dilihat langsung di situs resmi atau melalui aplikasi investasi populer seperti Pegadaian Digital. Fitur ini membantu melihat fluktuasi harian secara mudah.

0 Komentar