RADARCIREBON.TV – Hingga memasuki Januari 2026, nama Pascal Struijk masih menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional. Bek Leeds United itu belum juga tampil bersama Timnas Indonesia, meski sudah lama dikaitkan dengan rencana naturalisasi. Situasi ini bukan tanpa sebab, karena terdapat sejumlah faktor penting yang membuat proses kepindahannya ke skuad Garuda belum terwujud.
Salah satu alasan terbesar yang membuat Struijk sempat menahan diri adalah ambisi pribadinya untuk membela Timnas Belanda. Sebagai pemain yang tampil reguler di kompetisi sekelas Liga Inggris, Struijk merasa masih memiliki peluang untuk menarik perhatian pelatih De Oranje. Bermain di level tertinggi Eropa tentu menjadi impian banyak pesepak bola, dan bagi Struijk, kesempatan itu masih ingin ia perjuangkan selama pintu Timnas Belanda belum sepenuhnya tertutup.
Selain faktor tersebut, keinginan untuk tampil di ajang besar juga memengaruhi keputusannya. Beredar kabar bahwa Struijk baru akan lebih serius mempertimbangkan Indonesia apabila Timnas memiliki peluang kuat atau sudah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. Turnamen sekelas Piala Dunia menjadi target puncak bagi pemain profesional, dan hal itu turut menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan negara yang akan ia wakili.
Baca Juga:Potensi Naturalisasi Jadi Magnet, Ini Alasan John Herdman Tertarik Latih Timnas IndonesiaUpdate Klasemen BRI Super League 2025/2026 Hari Ini 13 Januari, Persaingan Lima Besar Makin Ketat
Dari sisi administratif, proses naturalisasi Struijk pun belum menunjukkan perkembangan konkret. Hingga awal 2026, belum ada pengumuman resmi terkait pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia. Meski namanya masih berada dalam pantauan PSSI, statusnya lebih banyak disebut sebagai pemain yang “dipantau” atau masih dalam radar program naturalisasi. Kehadiran pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, juga belum diikuti langkah formal untuk mempercepat proses tersebut.
Situasi ini membuat peluang Struijk memperkuat Timnas Indonesia berada pada fase “menunggu”. Bukan berarti gagal sepenuhnya, tetapi lebih kepada tertunda karena sang pemain masih fokus pada kariernya bersama Leeds United dan mempertimbangkan opsi terbaik untuk masa depannya. Sebagai pemain yang berkiprah di Liga Inggris, menjaga performa dan posisi di klub tentu menjadi prioritas utama.
Meski demikian, harapan belum sepenuhnya pupus. Dukungan besar dari suporter Indonesia di media sosial, serta semakin banyaknya pemain keturunan berkualitas yang sukses membela Merah Putih, dilaporkan mulai memengaruhi cara pandang Struijk. Proyek Timnas Indonesia yang semakin serius dan ambisius juga bisa menjadi daya tarik tersendiri di masa depan.
