DLH Ajukan Alat Berat Baru Atasi Sampah – Video

DLH Ajukan Alat Berat Baru Atasi Sampah
0 Komentar

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon tengah mengajukan pengadaan alat berat baru. Langkah ini dilakukan untuk merespons berbagai kendala pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mencatat volume sampah harian mencapai sekitar seribu dua ratus ton. Angka ini dihitung berdasarkan asumsi produksi sampah setengah kilogram per orang dengan jumlah penduduk sekitar dua koma empat juta jiwa.

Saat ini Kabupaten Cirebon memiliki dua Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA. TPA Kubangdeleg di wilayah timur melayani sekitar seratus ton sampah per hari, sementara TPA Gunung Santri di wilayah barat menangani kurang lebih lima ratus ton sampah setiap hari.

Baca Juga:Populasi Bertambah Biaya Pakan Semakin Mahal – VideoUGJ Run Diikuti 2500 Pelari dari Berbagai Wilayah – Video

Sebagian sampah lainnya dikelola oleh desa-desa melalui program pengelolaan mandiri. Sejumlah desa telah mengolah sampah menjadi Refuse Derived Fuel atau RDF untuk dijual ke industri sebagai bahan bakar alternatif.

Kendati demikian, DLH tengah menghadapi keterbatasan alat berat yang saat ini sudah berumur. Oleh karena itu, pengadaan alat berat baru berupa ekskavator dan dozer tengah diusulkan.

Dengan pengadaan alat berat baru ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan sampah dapat lebih optimal, serta menekan kebutuhan perluasan lahan TPA di masa mendatang.

0 Komentar