RADARCIREBON.TV – Timnas Indonesia diprediksi akan mengandalkan formasi 3-4-3 sebagai senjata utama pada ajang Piala AFF 2026 (ASEAN Hyundai Cup 2026). Skema ini diyakini menjadi pilihan paling realistis bagi pelatih John Herdman, terutama di tengah potensi absennya sejumlah pemain abroad yang berkarier di Eropa akibat bentrok jadwal pramusim klub.
Formasi 3-4-3 bukanlah hal baru bagi sepak bola modern. John Herdman dikenal sebagai pelatih yang menekankan keseimbangan antar lini, transisi cepat, serta fleksibilitas taktik. Dengan skema ini, Timnas Indonesia diharapkan mampu tetap tampil agresif tanpa kehilangan soliditas di lini pertahanan.
Di sektor belakang, trio bek tengah menjadi fondasi utama. Kombinasi pemain seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Kadek Arel menawarkan keseimbangan antara pengalaman, kekuatan duel, dan kemampuan membangun serangan dari belakang. Skema tiga bek juga memungkinkan Timnas Indonesia lebih siap menghadapi tekanan tinggi dari lawan-lawan kuat seperti Vietnam dan Singapura.
Baca Juga:Profil Vukasin Vranes, Kiper Serbia yang Siap Jadi Tembok Baru Persis Solo di BRI Super LeagueMengenal Dusan Mijic: Bek Tengah Serbia yang Siap Mengokohkan Pertahanan Persis Solo
Lini tengah menjadi area krusial dalam sistem 3-4-3. Peran wing-back sangat menentukan, terutama dalam menjaga lebar permainan. Yakob Sayuri di sisi kanan dan Shayne Pattynama di sisi kiri diprediksi menjadi pilihan utama berkat kecepatan, stamina, dan kemampuan mereka naik-turun membantu serangan maupun bertahan. Di tengah, duet Thom Haye dan Ricky Kambuaya dinilai ideal untuk menjaga keseimbangan antara distribusi bola dan agresivitas.
Sementara itu, sektor depan menjadi titik kekuatan lain dari formasi ini. Kombinasi Beckham Putra, Ramadhan Sananta, dan Ezra Walian menawarkan variasi serangan yang dinamis. Beckham unggul dalam kreativitas, Sananta memiliki naluri gol yang tajam sebagai target man, sedangkan Ezra mampu menjadi penghubung antar lini dengan pergerakan cerdasnya.
Formasi 3-4-3 juga dianggap cocok untuk menghadapi karakter permainan Vietnam dan Singapura yang mengandalkan penguasaan bola serta pressing cepat. Dengan transisi yang rapi dan sayap yang aktif, Timnas Indonesia berpeluang menciptakan ancaman balik yang efektif.
Jika diterapkan secara konsisten, racikan John Herdman ini bukan hanya menjanjikan permainan atraktif, tetapi juga memberi harapan besar bagi Skuad Garuda untuk melangkah jauh dan bersaing memperebutkan gelar juara Piala AFF 2026.
