Atep Pasang Warning! Putaran Kedua BRI Super League Bakal Lebih Ganas, Persib Wajib Konsisten Jika Ingin Juara

Super League 2025/2026
ig @persib
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Persaingan di BRI Super League 2025/2026 dipastikan akan semakin panas ketika kompetisi memasuki putaran kedua. Ketatnya jarak poin di papan atas klasemen membuat setiap pertandingan bernilai krusial dan berpotensi mengubah peta persaingan secara drastis.

Situasi tersebut mendapat sorotan dari mantan kapten Persib Bandung, Atep. Ia menilai putaran kedua selalu menjadi fase paling menentukan dalam perburuan gelar juara, karena seluruh tim sudah memiliki gambaran kekuatan lawan dan mulai melakukan evaluasi besar-besaran.

Menurut Atep, tidak ada lagi pertandingan yang bisa dianggap mudah. Tim-tim papan tengah hingga bawah akan tampil lebih agresif demi mengamankan posisi, sementara tim papan atas dituntut menjaga konsistensi di bawah tekanan yang semakin besar.

Baca Juga:Persib Waspada Penuh! Laga Pembuka Putaran Kedua Bisa Jadi Ujian Berat di GBLABidik Clean Sheet Beruntun! Teja Paku Alam Ingatkan Persib Jangan Lengah Hadapi PSBS Biak

“Putaran kedua adalah fase paling brutal, jauh lebih berat daripada putaran pertama. Semua tim pasti melakukan pembenahan dan ingin saling menjegal,” ujar Atep saat dihubungi awak media, Kamis (22/1/2026).

Putaran Kedua Jadi Ujian Sesungguhnya

Atep menilai, Persib Bandung yang kini berada di papan atas klasemen harus ekstra waspada. Keunggulan poin yang ada saat ini tidak menjamin apa pun jika tidak dibarengi konsistensi permainan.

“Saya berharap Persib bisa bertahan di posisi sekarang sampai akhir musim. Tapi tentu itu tidak mudah, karena di putaran kedua persaingan akan jauh lebih sengit,” lanjut pemain yang turut membawa Maung Bandung juara ISL 2014 tersebut.

Ia menegaskan bahwa banyak tim akan tampil berbeda setelah melakukan perombakan strategi maupun komposisi pemain. Oleh karena itu, fokus dan mental bertanding menjadi aspek krusial.

Konsistensi dan Mental Juara Jadi Penentu

Menurut Atep, faktor pembeda di tengah persaingan ketat adalah konsistensi dan mental juara. Selisih poin yang tipis membuat satu hasil imbang atau kekalahan bisa berdampak besar terhadap posisi di klasemen.

“Tim yang konsisten dan punya mental juara akan mampu bertahan di papan atas. Persib harus menjaga stabilitas performa dari pekan ke pekan,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kedalaman skuad, terutama ketika Persib harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan AFC Champions League Two 2025.

0 Komentar