Berdasarkan data putaran pertama, Persik mencetak 19 gol dan kebobolan 26 kali. Mayoritas gol disumbangkan oleh Jose Enrique (enam gol) dan Ezra Walian (lima gol), sementara gelandang Imanol Garcia menambahkan tiga gol. Ketimpangan kontribusi gol tersebut membuat manajemen merasa perlu mendatangkan bomber asing baru.
“Fokus di lini tengah saja tidak cukup. Kami harus memperbaiki lini depan agar lebih tajam di putaran kedua,” tegas Syahid. Ia juga menambahkan bahwa beberapa kandidat striker yang masuk radar memiliki nilai kontrak cukup tinggi, sehingga proses rekrutmen harus dipersiapkan secara matang.
Dengan perombakan ini, Persik berharap bisa tampil lebih kompetitif dan konsisten pada sisa musim, sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen BRI Super League 2025/2026.
ChatGPT
