Pemerintah Kota Cirebon bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) mulai merealisasikan komitmen penanganan sedimentasi Sungai Sukalila. Pada Senin pagi, tahap awal pengerukan di wilayah Kali Baru resmi dimulai dan ditargetkan selesai dalam waktu satu hingga satu setengah bulan.
Pemerintah Kota Cirebon bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), telah merealisasikan komitmennya untuk melakukan penataan kawasan Sungai Sukalila. Proses penataan diawali dengan dilakukannya pengerukan sedimentasi di wilayah Kali Baru pada Senin pagi.
Dalam hal ini, BBWS menurunkan dua unit alat berat berupa ekskavator serta 6 truk untuk mengangkut hasil dari sedimentasi. Untuk proses pekerjaan, diperkirakan memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan khusus untuk di wilayah Kalibaru.
Baca Juga:Ketua DPRD Kab. Cirebon Minta Pemkab Tegas Terhadap Tempat Hiburan Malam yang Diduga Melanggar Norma SosialGorong-Gorong Amblas Ganggu Arus Lalu Lintas – Video
Untuk sedimentasi hasil pengerukan seluruhnya dibuang ke lokasi pembuangan di wilayah Kesenden dan Kebon Baru. Setelah tahap pengerukan selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penataan lanjutan secara bertahap.
Penanganan Sungai Sukalila ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kota dan pemerintah pusat melalui BBWS. Seluruh rangkaian pekerjaan, termasuk penataan lanjutan, ditargetkan rampung dalam tahun ini juga.
Pemerintah berharap proses penataan Sungai Sukalila dapat berjalan lancar tanpa hambatan serta dengan dukungan penuh dari masyarakat sekitar.