Terungkap! Ini Alasan Ajax Memilih Maarten Paes Setelah Dipantau Dua Tahun

foto
instagram @maartenpaes
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Kepindahan Maarten Paes ke Ajax Amsterdam ternyata sama sekali bukan keputusan dadakan. Di balik transfer ini, ada proses panjang yang sudah berjalan jauh sebelum namanya ramai diperbincangkan publik.

Ajax melihat Paes bukan cuma sebagai kiper cadangan biasa. Buat mereka, kiper Timnas Indonesia ini adalah bagian penting dari rencana jangka menengah klub, terutama untuk menjaga keseimbangan tim dan kualitas latihan sehari-hari.

Menurut sumber internal klub, Ajax sudah memantau Paes hampir dua tahun terakhir. Bukan cuma soal performanya bareng FC Dallas, tapi juga hal-hal yang jarang kelihatan di layar TV.

Baca Juga:Begini Cara Aktifkan Fitur DANA Cicil di Aplikasi DANACara Investasi Emas di DANA, Bisa Mulai dari Rp10 Ribuan!

Mentalitas, sikap di ruang ganti, sampai pengaruhnya ke rekan setim jadi poin besar penilaian Ajax. Dari situlah keyakinan buat membawa Paes pulang ke Belanda akhirnya terbentuk.

Ajax juga nggak cuma lihat Paes dari jumlah penyelamatan atau statistik di lapangan. Selama hampir dua tahun, mereka ikut memperhatikan bagaimana Paes bersikap di dalam tim, cara dia latihan, dan bagaimana kehadirannya bikin suasana skuad jadi lebih kompetitif.

Buat Ajax, Paes adalah tipe pelapis ideal. Nggak cuma bisa diandalkan saat dibutuhkan, tapi juga membawa nilai tambah lain, apalagi di tim yang isinya banyak pemain muda.

Di internal klub, Paes dikenal sebagai pemain yang profesional banget. Ia serius di setiap sesi latihan, selalu ngasih 100 persen, dan tanpa sadar ikut “narik” level rekan-rekannya ke atas.

Profil seperti ini memang dibutuhkan Ajax, klub yang dikenal gemar mengembangkan pemain muda dan butuh sosok berpengalaman buat jadi penyeimbang.

Transfer Paes juga nggak bisa dilepas dari situasi penjaga gawang Ajax saat ini. Mereka punya Vitezslav Jaros yang statusnya masih pinjaman dari Liverpool, sementara Remko Pasveer sudah berusia 42 tahun dan mendekati akhir karier.

Dengan kondisi itu, Ajax merasa perlu kiper berpengalaman yang bisa memberi stabilitas. Paes dinilai pas, baik dari segi usia, jam terbang, maupun cara dia menjalani profesinya sebagai pesepak bola.

Baca Juga:Randal Kolo Muani Alami Kecelakaan di Jalan Tol, Ferrari Ringsek! Gagal Terbang Bersama Tottenham?Daftar Harga Mobil Listrik Tanpa Subsidi 2026, City Car hingga Tesla

Paes sendiri datang tanpa janji langsung jadi kiper utama. Tapi perannya sudah jelas: memperkuat lini penjaga gawang Ajax, baik di lapangan maupun di balik layar.

0 Komentar