RADARCIREBON.TV – Timnas Futsal Indonesia tampil gemilang pada AFC Futsal Asian Cup 2026, menunjukkan performa yang jauh di atas wakil ASEAN lainnya, sementara Malaysia justru menghadapi hasil pahit di kompetisi prestisius ini. Sebagai tuan rumah, Indonesia membuka kampanye mereka dengan langkah meyakinkan dan sukses memastikan tiket ke babak 8 besar lewat dua kemenangan beruntun, sedangkan Malaysia dipaksa menerima kenyataan tersingkir lebih dini setelah mengalami dua kekalahan telak.
Indonesia memulai kampanye mereka di Grup A dengan hasil impresif. Pada laga pembuka, Garuda Futsal meraih kemenangan besar 5–0 atas Korea Selatan, menunjukkan keagresifan dan efektivitas serangan mereka sejak menit awal. Laga kedua tidak kalah menarik: Indonesia kembali meraih sukses dengan skor 5–3 kontra Kirgistan, yang memastikan posisi mereka di peringkat teratas klasemen grup dengan raihan enam poin dari dua pertandingan.
Kemenangan ini bukan sekadar soal angka, tetapi juga menandakan kematangan taktik dan mental juara skuad asuhan pelatih Hector Souto. Dominasi Indonesia menjadi bukti kesiapan mereka bersaing di level Asia sambil memanfaatkan dukungan penuh dari publik tuan rumah yang memenuhi Indonesia Arena.
Baca Juga:Hasil Shakedown MotoGP Sepang: Miller Jadi yang Tercepat, Yamaha Siap Bersaing!Update Harga Emas Antam Hari Ini: Anjlok Rp48.000 per Gram, Sinyal Waktu Tepat Borong?
Sebaliknya, perjalanan Malaysia di turnamen ini berjalan jauh dari kata mulus. Di Grup D, wakil ASEAN tersebut menghadapi ujian berat sejak laga pertama. Malaysia mengalami kekalahan telak 1–4 dari Iran, lalu kembali menelan kekalahan menyakitkan 0–7 dari Afghanistan, yang secara efektif memupus peluang mereka untuk lanjut ke fase gugur. Hasil tersebut membuat Malaysia dipastikan tersingkir bahkan sebelum pertandingan terakhir dimainkan, sebuah realitas pahit bagi tim yang diharapkan mampu menunjukkan tajinya di kancah Asia.
Perbedaan nasib Indonesia dan Malaysia di AFC Futsal Asian Cup 2026 bukan hanya soal skor akhir, tetapi juga mencerminkan sejauh mana perbedaan persiapan, strategi, dan kedalaman skuad masing-masing negara. Indonesia yang tampil konsisten kini fokus menatap duel fase delapan besar, di mana mereka berpeluang menghadapi tim kuat seperti Thailand atau Vietnam dari Grup B, tergantung hasil pertandingan terakhir setiap kontestan.
Kiprah ini menjadi momentum penting bagi futsal Indonesia, yang tidak hanya berharap lolos lebih jauh dalam turnamen, tetapi juga ingin menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan baru di Asia. Sementara itu, Malaysia akan melakukan evaluasi besar untuk memperbaiki penampilan mereka di kompetisi mendatang, setelah pengalaman pahit di ajang kali ini.
