Ruud Gullit Soroti Kekacauan Taktik Chelsea, Liam Delap Disebut Tidak Nyaman Main Melebar

Ruud Gullit
Ruud Gullit Soroti Kekacauan Taktik Chelsea, Liam Delap Disebut Tidak Nyaman Main Melebar. (Foto. Instagram Pribadi @ruudgullit)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Chelsea kembali menjadi bahan pembicaraan setelah langkah mereka terhenti di ajang Carabao Cup. The Blues harus mengakui keunggulan Arsenal usai kalah 0-1 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium. Hasil tersebut membuat Chelsea tersingkir dengan agregat 2-4 dan gagal melangkah ke partai final.

Selain hasil akhir, keputusan taktik pelatih Liam Rosenior juga menuai kritik tajam. Salah satu kebijakan yang paling disorot adalah penempatan Liam Delap sebagai winger kanan, posisi yang dinilai tidak sesuai dengan karakter permainan sang striker. Eksperimen tersebut dinilai gagal memberikan dampak positif dan justru membuat lini serang Chelsea kehilangan efektivitas.

Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, turut memberikan pandangannya terkait situasi tersebut. Dalam wawancara dengan Gambling Insider, Gullit menilai Delap terlihat tidak nyaman menjalankan peran di posisi asing tersebut. Menurutnya, keputusan itu memang didasari pertimbangan taktik, tetapi tidak memperhitungkan karakter alami sang pemain.

Baca Juga:Harga Emas Antam LM Terbaru Stabil di Level Tinggi, Investor Masih Minat Investasi Logam MuliaMengenal Investasi Emas Digital: Solusi Menabung Emas Praktis dan Legal di Era Finansial Digital

“Delap tampak tidak menikmati permainannya saat ditempatkan di sisi kanan. Rosenior mungkin ingin memanfaatkan kemampuannya dalam menyambut bola panjang, tetapi jelas dia terlihat canggung dan tidak berada di posisi terbaiknya,” ujar Gullit.

Gullit menegaskan bahwa Delap merupakan penyerang murni yang paling berbahaya ketika berada di area kotak penalti. Ketika diminta bermain melebar atau turun ke lini tengah, efektivitasnya justru menurun drastis. Hal tersebut berdampak langsung pada tumpulnya serangan Chelsea sepanjang pertandingan.

Ia juga menyesalkan Delap tidak dimainkan lebih dekat dengan Joao Pedro. Menurut Gullit, penyerang asal Brasil itu tampak terlalu terisolasi di lini depan dan minim dukungan. Kombinasi keduanya sejak awal laga diyakini bisa memberi variasi serangan yang lebih berbahaya.

Selain persoalan posisi pemain, Gullit turut menyoroti minimnya kreativitas Chelsea secara keseluruhan. Ia menilai The Blues terlalu berhati-hati dan lambat menunjukkan inisiatif untuk menekan Arsenal. Meski permainan sedikit membaik setelah Cole Palmer dan Estevao masuk, situasi itu terjadi lebih karena Arsenal memilih bermain lebih defensif.

“Chelsea hampir tidak menciptakan ancaman berarti. Tembakan tepat sasaran pun sangat minim. Saya memahami pendekatan bertahan di laga tandang, tetapi tanpa kreativitas, sulit untuk mengejar ketertinggalan,” ungkap Gullit.

0 Komentar