RADARCIREBON.TV- Cap Go Meh merupakan salah satu perayaan penting dalam rangkaian Tahun Baru Imlek yang masih sering menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama soal kapan Cap Go Meh dirayakan.
Meski tidak sepopuler hari pertama Imlek, Cap Go Meh memiliki makna budaya, spiritual, dan sosial yang mendalam, sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek.
Secara tradisional, Cap Go Meh dirayakan pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek, tepat saat bulan purnama pertama di tahun baru kalender lunar. Istilah “Cap Go Meh” berasal dari dialek Hokkien, yang berarti “malam kelima belas”. Perayaan ini menandai puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian Imlek.
Baca Juga:Sony Xperia Kembali Menantang Raksasa Smartphone Lewat Teknologi Kamera Kelas ProfesionalInfinix XOS 16 Resmi Meluncur: Desain Lebih Bersih, Fitur AI Makin Pintar, dan Performa Sistem yang Lebih Ring
Kapan Cap Go Meh Dirayakan?
Karena mengikuti kalender lunar, tanggal Cap Go Meh berbeda setiap tahunnya jika dilihat dari kalender Masehi. Umumnya, Cap Go Meh jatuh pada bulan Februari atau awal Maret. Jika Tahun Baru Imlek diperingati pada akhir Januari atau awal Februari, maka Cap Go Meh akan berlangsung sekitar dua minggu setelahnya.
Sebagai contoh, apabila Imlek jatuh pada akhir Januari, Cap Go Meh biasanya dirayakan pada pertengahan Februari. Inilah sebabnya masyarakat sering mencari informasi mengenai kapan Cap Go Meh diperingati setiap tahun, terutama untuk keperluan perayaan budaya, acara wisata, dan kegiatan keagamaan.
Makna Cap Go Meh dalam Tradisi Tionghoa
Cap Go Meh bukan hanya soal waktu, tetapi juga sarat makna. Dalam tradisi Tionghoa, hari ke-15 Imlek dipercaya sebagai momen penyempurnaan energi tahun baru. Bulan purnama melambangkan keutuhan, kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang harmonis sepanjang tahun.
Secara spiritual, Cap Go Meh menjadi waktu penting untuk berdoa memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran rezeki. Di beberapa tradisi, masyarakat melakukan sembahyang khusus sebagai ungkapan syukur atas datangnya tahun baru dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
•Tradisi dan Perayaan Cap Go Meh
Perayaan Cap Go Meh di Indonesia dikenal sangat beragam, tergantung daerah dan budaya lokal. Beberapa wilayah menggelar arak-arakan, pertunjukan barongsai, liong, hingga festival budaya yang melibatkan masyarakat luas. Di sejumlah daerah, Cap Go Meh bahkan berkembang menjadi agenda wisata tahunan.
