RADARCIREBON.TV- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menjadi perhatian pelaku pasar dan investor individual di Indonesia pada Sabtu, 7 Februari 2026, setelah mencatat tren naik tipis dibandingkan hari sebelumnya.
Emas batangan yang dikenal sebagai salah satu instrumen investasi safe-haven favorit ini menunjukkan dinamika yang menarik di tengah gejolak ekonomi global dan lokal.
Update Harga Terbaru Emas Antam Hari Ini
Menurut data yang dipantau dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam kini berada di level sekitar Rp2.920.000 per gram, naik sekitar Rp30.000 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, harga buyback (harga pembelian kembali oleh Antam) juga mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp2.706.000 per gram, menunjukkan selisih harga jual-buyback yang cukup signifikan.
Baca Juga:Bukan Sekadar Ponsel Kelas Menengah: Samsung Galaxy A57 Hadir Membawa Fitur Premium yang Menggoda PasarXiaomi HyperOS Jadi Senjata Rahasia untuk Menyatukan Smartphone, IoT, dan Mobil Pintar
Kenaikan harian ini mencerminkan kondisi pasar emas domestik yang cukup tangguh meskipun sempat mengalami tekanan di sesi perdagangan awal pekan ini yang sebelumnya beberapa outlet lain seperti Galeri24 dan UBS juga sempat melaporkan tren turun dalam harga emas hari ini.
Tren Harga Emas Dalam Beberapa Hari Terakhir
Dalam beberapa hari terakhir sebelum tanggal 7 Februari 2026, harga emas Antam mengalami volatilitas yang cukup tinggi:
Harga pernah turun tajam dari level yang lebih tinggi beberapa hari sebelumnya karena adanya tekanan jual dan penyesuaian pasar.
Namun pada Sabtu pagi ini, harga kembali mencatat kenaikan tipis dan menunjukkan peluang rebound jangka pendek.
Pergerakan ini menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi yang sensitif terhadap sentimen pasar global dan kebijakan moneter.
Mengapa Harga Emas Antam Bisa Naik Sekarang?
Kenaikan harga emas Antam hari ini tidak terjadi dalam ruang hampa, ada beberapa faktor fundamental yang ikut mendorong pergerakan tersebut:
1. Kondisi Ekonomi Global yang Tidak Menentu
Emas merupakan aset safe-haven yang cenderung menguat ketika investor mencari perlindungan dari risiko makroekonomi. Ketidakpastian yang berlanjut terkait kebijakan suku bunga bank sentral besar seperti Federal Reserve di AS, potensi perubahan tarif perdagangan global, serta data ekonomi makro yang beragam menjadi katalis utama naiknya permintaan emas. Hal ini tidak hanya terjadi di pasar domestik tetapi juga di pasar global, sehingga berdampak pada harga emas fisik dalam negeri, termasuk emas Antam.
